Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Porong

oleh -847 Dilihat
image
Jenazah pria dewasa ditemukan mengapung di Sungai Brantas. (Ist)

KabarBaik.co – Warga Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Brantas pada Senin (17/2) petang. Jasad yang awalnya terlihat di perairan Tanjangrono, Mojokerto, itu akhirnya terseret arus hingga ke wilayah Sidoarjo sebelum berhasil dievakuasi.

Tim BPBD Sidoarjo bersama Polsek Porong segera bergerak ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi jasad yang sudah dalam keadaan membujur dan membengkak akibat terlalu lama berada di dalam air.

Kapolsek Porong, Kompol Hery Setyo Susanto, memastikan bahwa jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kami evakuasi jasad tersebut ke RS Bhayangkara Porong untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/2).

Saat ditemukan, di tubuh korban tidak ditemukan identitas apa pun yang dapat membantu proses identifikasi. Polisi hanya menemukan jasad pria yang mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru dengan bagian tangan hitam, tanpa celana.

“Kemungkinan usia korban sekitar 40 tahunan. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter,” jelasnya.

Selain itu, korban diketahui memiliki rambut lurus dan pendek. Pihak kepolisian masih berupaya mencari informasi tambahan untuk mengetahui asal-usul serta penyebab kematian korban. Hingga kini, belum ada laporan orang hilang yang cocok dengan ciri-ciri korban.

Kompol Hery menambahkan bahwa kepolisian akan mendalami kemungkinan adanya tindak kriminal terkait temuan mayat ini. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera melapor ke Polsek Porong atau rumah sakit tempat jasad korban disemayamkan. Jika identitas korban dapat ditemukan, maka penyelidikan akan lebih mudah dilakukan.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik RS Bhayangkara Porong. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai penyebab kematian korban, apakah murni kecelakaan atau ada unsur kekerasan yang terlibat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.