KabarBaik.co – Menandai HUT Ke-79 TNI tahun 2024, Mayjen TNI Dr. Agus Winarna, Pati bintang 2 TNI AD dengan segudang pengalaman memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya pendidikan militer bagi masa depan Indonesia.
Dalam wawancara eksklusif, Dandim Gresik periode 2006-2008 ini menekankan bahwa pendidikan militer bukan sekadar pelatihan fisik dan taktik, tetapi juga merupakan fondasi bagi pembentukan karakter dan kepemimpinan yang kuat.
Agus Winarna memiliki latar belakang pendidikan yang sangat kaya. Mantan Karo Akademik/Kemahasiawaan Unhan ini telah menyelesaikan pendidikan S1, S2, dan S3, serta aktif menulis buku-buku akademik.
Menurutnya, pendidikan militer dan pendidikan sipil saling melengkapi, di mana keduanya berperan penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
“Pendidikan militer di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Mulai dari masa penjajahan Belanda hingga saat ini, pendidikan militer terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman,” ujar Agus Winarna.
Agus yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan ini kembali menjelaskan bahwa pendidikan militer saat ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, dan etika.
Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Agus Winarna adalah relevansi pendidikan militer dengan tuntutan tugas seorang prajurit di lapangan. Beliau menegaskan bahwa pendidikan yang diberikan di lembaga pendidikan TNI dirancang untuk menghasilkan prajurit yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai situasi yang kompleks.
“TNI memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Pendidikan militer yang berkualitas akan menghasilkan prajurit yang siap menghadapi tantangan masa depan, baik itu ancaman militer maupun non-militer,” tegas Agus Winarna yang juga sempat menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Unhan.
Lebih lanjut, Agus Winarna juga menyoroti pentingnya peran pendidikan dan budaya dalam membangun ketahanan negara. Menurut beliau, generasi muda perlu ditanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini agar memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan NKRI.
“Pendidikan bela negara harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan di semua jenjang. Dengan demikian, generasi muda akan tumbuh menjadi warga negara yang cinta tanah air dan siap membela negara,” ujar Ketua Cabang IPSI Kabupaten Gresik dua periode ini.
Agus Winarna berharap agar TNI ke depan semakin profesional, modern, dan adaptif. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang selalu dekat dengan rakyat.
“Saya optimistis dengan masa depan TNI. Dengan kepemimpinan yang kuat dan dukungan dari seluruh komponen bangsa, TNI akan mampu menghadapi segala tantangan yang ada,” pungkas Dosen Strategi Kampanye Militer Unhan ini.(*)






