Mensos Sebut Sekolah Rakyat Mulai Berdampak Bagi Siswa dan Keluarga

oleh -705 Dilihat
IMG 20250903 094343 094403
Mensos Saifullah Yusuf

 

WhatsApp Image 2025 08 12 at 3.42.08 PM

KabarBaik.co – Kemensos menyatakan Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak positif bagi siswa maupun keluarga setelah beberapa bulan berjalan.

“Setelah tiga bulan, kami lakukan evaluasi. Secara umum sekolah berjalan baik dan sudah mulai memberi dampak yang dirasakan oleh siswa dan keluarganya,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/9).

Mensos mengakui bahwa tantangan terbesar terjadi pada tahap awal pembelajaran, namun kini kondisi Sekolah Rakyat sudah lebih stabil.

Dalam hal ini, lanjutnya, setiap siswa dan guru memiliki rekam medis untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan berbasis kesehatan. Kemensos menemukan masalah kesehatan seperti anemia atau masalah gigi yang juga dapat segera ditindaklanjuti.

Selain itu, kata Mensos, orang tua siswa juga mendapat layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

“Harapannya, kesehatan anak-anak semakin baik setiap waktu, sementara orang tua juga bisa memanfaatkan layanan kesehatan gratis,” ujar Mensos Gus Ipul.

Dia menambahkan Program Sekolah Rakyat juga memberikan manfaat kepada perekonomian domestik, khususnya pelaku usaha UMKM melalui pembuatan seragam dan menyerap tenaga kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pada saatnya nanti akan banyak sekali manfaatnya dari program yang tujuannya mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan ini,” kata Gus Ipul.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin serta memutus mata rantai kemiskinan.

Program ini juga menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu lantaran memadukan beragam program prioritas, seperti CKG, MBG, jaminan kesehatan, Koperasi Desa Merah Putih, dan Program Tiga Juta Rumah.

Hingga saat ini sudah terdapat 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai daerah.

Kementerian Sosial sebagai pelaksana teknis menargetkan pada tahun ajaran 2025/2026 ini total akan ada sebanyak 165 Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP dan SMA/sederajat yang beroperasi sehingga total kapasitas 15.895 siswa, didukung 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik.

Kemensos menyiapkan kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung penyediaan makanan sehat di Sekolah Rakyat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.