Misi Perdamaian, 51 Biksu Asing Bakal Melintas dan Menginap di Nganjuk

oleh -87 Dilihat
Suasana Kelenteng Hok Yoe Kiong, di Sukomoro Nganjuk yang diagendakan sebagai tempat menginap para biksu dari berbagai negara (Agus)
Suasana Kelenteng Hok Yoe Kiong, di Sukomoro Nganjuk yang diagendakan sebagai tempat menginap para biksu dari berbagai negara (Agus)

KabarBaik.co, Nganjuk – Kabupaten Nganjuk akan kedatangan tamu istimewa dalam rangka agenda Indonesian Walk for Peace 2026. Sebanyak 51 biksu yang berasal dari Thailand, Laos, dan Malaysia dijadwalkan akan melintasi wilayah dengan sebutan Anjuk Ladang ini pada 20 Mei 2026 mendatang, membawa pesan damai dan persaudaraan.

“Ini adalah misi perdamaian. Kami ingin masyarakat Nganjuk turut merasakan dan menyebarkan semangat harmoni,” ujar Ketua Panitia Kabupaten Nganjuk, Roy Sugianto, Senin (4/5).

Rombongan dijadwalkan tiba pada sore hari dan akan bermalam di Kelenteng Hok Yoe Kiong, Kecamatan Sukomoro. Penyambutan akan digelar sangat meriah dan unik karena melibatkan berbagai elemen lintas agama yang berjejer di sepanjang Jalan Raya Surabaya-Solo, mulai dari kawasan Stasiun Baron hingga depan kelenteng.

“Penyambutan ini melibatkan berbagai unsur, dari lintas agama, antara lain FKUB Nganjuk, jaringan Gusdurian, MLKI, juga teman-teman komunitas Tionghoa (PSMTI) Nganjuk,” ungkap Roy yang juga menjabat sebagai Ketua Kelenteng Hok Yoe Kiong.

Perjalanan para biksu ini dimulai setelah mereka berjalan kaki dari Kelenteng Gudo, Jombang menuju Kertosono. Di sana mereka akan beristirahat dan makan siang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sukomoro. Setibanya di lokasi, mereka akan disambut oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat sebelum akhirnya beristirahat di aula kelenteng.

Di hari kedua, rombongan akan melanjutkan perjalanan menyusuri jalan protokol Kota Nganjuk. Rute yang akan dilalui meliputi Jalan Yos Sudarso, kawasan Tugu Jayastamba, hingga Pendopo Kabupaten.

“Nanti di pendopo rombongan akan diterima langsung oleh Bupati Nganjuk. Di sepanjang rute, anak-anak sekolah juga akan turut berpartisipasi menyambut dengan berbaris di tepi jalan,” terang Roy.

Usai audiensi dan kunjungan, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke arah barat menuju Madiun dengan singgah makan siang di Polsek Bagor. Aksi jalan kaki akbar ini sendiri dimulai dari Bali sejak 7 Mei dan akan berakhir di Candi Borobudur bertepatan dengan perayaan Waisak.

“Pesan utamanya adalah perdamaian, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama,” pungkas Roy.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.