KabarBaik.co- Pernahkah kamu mencium aroma singkong bakar secara tiba-tiba, padahal tak ada siapa pun yang sedang memasaknya? Fenomena ini kerap memunculkan rasa penasaran, bahkan diiringi dengan berbagai cerita mistis atau kepercayaan turun-temurun. Meskipun terdengar seram atau menggelitik, tak sedikit orang yang mengaitkan bau ini dengan pertanda tertentu. Berikut beberapa mitos menarik yang berkembang di masyarakat mengenai aroma singkong bakar yang datang secara tiba-tiba:
- Pertanda Akan Kedatangan Tamu
Banyak orang percaya bahwa jika mencium bau singkong bakar tanpa tahu sumbernya, itu bisa menjadi pertanda akan ada tamu yang datang. Bisa jadi teman lama, saudara jauh, atau seseorang yang tak disangka-sangka.
2. Isyarat Kehadiran Makhluk Tak Kasat Mata
Dalam kepercayaan sebagian masyarakat, bau singkong bakar yang muncul tanpa sebab sering dikaitkan dengan kehadiran makhluk halus. Konon, aroma tersebut berasal dari dunia lain sebagai penanda bahwa kita tidak sedang sendiri.
3. Simbol Datangnya Keberuntungan
Di sisi lain, ada pula yang menganggap bau ini sebagai pertanda baik. Menurut beberapa mitos, mencium aroma singkong bakar secara misterius dipercaya sebagai tanda bahwa rezeki atau keberuntungan sedang mendekat.
4. Peringatan untuk Lebih Waspada
Namun, tidak semua cerita berkonotasi positif. Ada pula yang meyakini bahwa bau tersebut adalah sinyal akan datangnya musibah atau kabar yang kurang menyenangkan, sebagai peringatan agar lebih berhati-hati dalam melangkah.
5. Tanda Kerinduan yang Mendalam
Satu lagi cerita yang cukup menyentuh, yakni anggapan bahwa aroma singkong bakar bisa muncul karena seseorang yang sangat merindukan kita—baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Bau ini dianggap sebagai bentuk komunikasi emosional yang melintasi ruang dan waktu.
Mitos tentang aroma singkong bakar memang unik dan sarat makna budaya. Meski menarik untuk dibahas, tak ada salahnya jika kita menyikapinya dengan bijak. Alih-alih takut atau cemas, lebih baik kita syukuri setiap momen dan nikmati aroma tersebut sebagai bagian dari kekayaan tradisi dan kepercayaan yang hidup di masyarakat.







