KabarBaik.co- Di Jakarta Selatan, ada sebuah TPU (Tempat Pemakaman Umum) bernama Jeruk Purut. Di sinilah salah satu legenda hantu paling terkenal di Indonesia lahir: Hantu Jeruk Purut, sosok pastor tanpa kepala yang berkeliaran di antara nisan-nisan tua.
Asal Usul
Konon, puluhan tahun silam, ada seorang pastor yang sangat dihormati oleh masyarakat sekitar. Ia dikenal bijak dan dermawan, sering membantu orang miskin, dan merawat makam-makam tua. Namun ketika ia meninggal, jasadnya dimakamkan di tempat yang salah. Menurut cerita, seharusnya ia dimakamkan di kuburan Kristen lain yang jauh dari Jeruk Purut.
Arwah sang pastor merasa tidak tenang karena tidak dikebumikan sesuai keyakinannya. Sejak saat itu, warga mulai melihat penampakan sosok tinggi, memakai jubah hitam, membawa kepalanya di tangan, dan berjalan bersama seekor anjing hitam.
Penampakan di Malam Jumat
Cerita yang paling terkenal adalah bahwa Hantu Jeruk Purut sering menampakkan diri di malam Jumat. Ia berjalan pelan-pelan di pemakaman sambil menenteng kepalanya, seolah mencari makam yang benar. Kadang, ia mendekati orang yang kebetulan lewat, membuat bulu kuduk berdiri.
Beberapa saksi bahkan mengaku, jika kamu datang bertiga, kamu bisa melihat penampakannya dengan lebih jelas. Namun ada peringatan: jika kamu benar-benar melihat sosok itu, jangan menatap matanya (yang berada di kepala yang ia bawa). Orang yang melanggar bisa jatuh sakit atau mengalami kejadian aneh di rumah.
Gangguan di Sekitar Makam
Selain penampakan sang pastor, banyak cerita lain muncul:
- Suara langkah kaki mengikuti peziarah saat malam hari.
- Bau bunga melati tiba-tiba tercium, padahal tidak ada orang yang membawa bunga.
- Suara anjing menggonggong, lalu mendadak hening.
Ada pula yang melihat bayangan hitam berlari di antara nisan atau mendengar suara bisikan memanggil nama mereka.
Penutup
Legenda ini jadi pengingat bahwa makam bukan tempat main-main. Dan jika suatu malam kamu lewat TPU Jeruk Purut, mungkin sosok itu masih di sana berjalan pelan, membawa kepalanya, mencari makam yang tepat.








