Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Dishub Malang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di 12 Ruas Jalan

oleh -171 Dilihat
IMG 20260131 WA0004
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan menerapkan rekayasa lalu lintas di 12 ruas jalan utama selama pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7-8 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat kedatangan sekitar 100 ribu jamaah dari berbagai daerah.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan pengalihan arus dilakukan guna mencegah kemacetan parah di sekitar lokasi kegiatan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. “Kepadatan tidak hanya terjadi saat acara inti, tetapi juga setelah kegiatan berakhir. Banyak jamaah diprediksi akan berkunjung dan berwisata di wilayah Malang Raya,” ujar Widjaja, Sabtu (31/1).

Sebanyak 12 ruas jalan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus sementara. Ruas jalan tersebut meliputi Jalan Besar Ijen, Jalan Semeru, Jalan Retawu, Jalan Willis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Lawu, dan Jalan Wilis. Selain itu, pengaturan arus juga diterapkan di Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, serta Jalan Buring.

Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 12.00 WIB. Sementara itu, acara inti Mujahadah Kubro 1 Abad NU dijadwalkan berlangsung pada Minggu dini hari, 8 Februari 2026, pukul 01.00 WIB.

Dishub menegaskan pengaturan arus kendaraan tidak langsung dihentikan setelah acara utama selesai. Langkah antisipasi kepadatan akan terus dilakukan hingga Minggu, 8 Februari 2026, pukul 20.00 WIB. “Antisipasi kami lakukan sampai Minggu malam karena kemungkinan jamaah dari luar daerah juga akan berwisata di Malang Raya,” tambah Widjaja.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub Kota Malang menyiapkan sekitar 48 kantong parkir di sejumlah titik strategis. Area parkir tersebut tersebar mulai dari Lapangan Rampal hingga kawasan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang guna menampung kendaraan peserta dari luar kota.

Selain sarana parkir, pengamanan dan pengaturan lalu lintas diperkuat dengan penempatan 120 personel Dishub yang bertugas secara bergantian setiap empat jam. Pengamanan keseluruhan acara juga melibatkan sekitar 1.500 personel Banser serta dukungan kepolisian dari wilayah Malang Raya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.