KabarBaik.co, Surabaya – DPC PKB Kota Surabaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah penguatan struktur dan strategi pemenangan menjelang kontestasi politik mendatang. Dalam momen tersebut, calon kuat Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, memberikan sinyal menarik terkait arah koalisi dan target besar partai.
Membangun Chemistry Baru dengan PDIP
Menanggapi pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengenai kedekatan antara PKB dan PDIP, Musyafak Rouf mengakui bahwa secara historis kedua partai memiliki hubungan yang dinamis. Meski seringkali gagal berkoalisi di detik-detik terakhir pada masa lalu, ia melihat saat ini adalah momentum untuk perubahan.
“Kalau chemistry kan sejak dulu kita ada. Cuma kan nggak pernah ‘telat’ (nyambung) kan gitu ya. Dulu mau gandengan nggak jadi, akhirnya selalu berhadapan. Nah, kita coba sekarang, eranya sudah berubah,” ujar Musyafak, Sabtu (4/4).
Ia menegaskan bahwa PKB saat ini sangat terbuka untuk menjajaki kerja sama dengan semua partai politik, sebagaimana yang telah dibuktikan pada Pilkada sebelumnya. “Ke depan masih ada waktu untuk pembahasan lebih detail,” tambahnya.
Target Kembalikan Kejayaan 10 Kursi
Selain soal koalisi, Musyafak juga mematok target tinggi untuk perolehan kursi legislatif di DPRD Kota Surabaya. PKB membidik minimal 10 kursi, berkaca pada sejarah partai yang pernah meraih 11 kursi di masa keemasannya.
Penurunan perolehan kursi pada periode sebelumnya diakui sebagai dampak dari konflik internal di tingkat pusat yang merembet ke daerah dan mengganggu kesolidan kader.
“Sekarang kita mencoba dengan cara-cara seperti ini (Muscab) untuk membuat solid dan membangun kesepahaman dalam mengelola partai. Kita ingin mengembalikan kekuatan PKB di Surabaya,” tegasnya.
Melalui Muscab ini, PKB Surabaya berharap dapat menyatukan seluruh elemen partai guna menghadapi tantangan politik ke depan dengan strategi yang lebih matang dan soliditas yang terjaga. (*)








