Napak Tilas Jejak Dakwah Sunan Ampel di Kembang Kuning

oleh -2073 Dilihat
IMG 20250326 WA0001
Masjid Rahmat Kembang Kuning

KabarBaik.co – Di antara hiruk-pikuk Kota Surabaya, berdiri sebuah masjid kecil yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang dakwah Islam di tanah Jawa. Masjid Rahmat yang terletak di kawasan Kembang Kuning, Surabaya, menyimpan sejarah yang erat kaitannya dengan tokoh penyebaran Islam, Sunan Ampel.

Meski tidak sepopuler Masjid Agung Sunan Ampel atau Masjid Cheng Hoo, keberadaan Masjid Rahmat memiliki tempat tersendiri dalam jejak sejarah Islam di Nusantara.

Menurut Takmir Masjid Rahmat, Mustar Bakhri, masjid ini diyakini berdiri pada abad ke-15, didirikan oleh Raden Rahmat atau Sunan Ampel sebelum mendirikan Masjid Agung di Ampel.

“Masjid Rahmat ini adalah cikal bakal dari perjalanan dakwah Sunan Ampel. Awalnya hanya berupa langgar kecil yang didirikan bersama pengikut setianya, Mbah Wiro Sarojo,” jelas Mustar saat ditemui, Selasa (25/3).

Langgar tersebut dibangun secara sederhana dari kayu dan bambu, di tengah kondisi sosial yang saat itu masih didominasi oleh penganut Hindu-Buddha. Sunan Ampel memilih Kembang Kuning sebagai lokasi awal dakwahnya karena letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat pesisir. Dari sinilah, ajaran Islam mulai tersebar ke berbagai wilayah sekitar Surabaya.

Perjalanan Masjid Rahmat tidak terhenti di situ. Pada tahun 1967, masjid ini direnovasi untuk menampung lebih banyak jamaah dan diresmikan kembali oleh Menteri Agama, Prof. Dr. Saifuddin Zuhri. Bangunan yang semula hanya berupa langgar sederhana kini berdiri kokoh sebagai masjid permanen.

Pada 2015, Masjid Rahmat mendapat pengakuan resmi sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Status ini menjadikan Masjid Rahmat sebagai simbol warisan sejarah yang harus dijaga.

“Penetapan ini adalah bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah masjid yang menjadi bagian penting dari perjalanan Islam di Surabaya,” ungkap Mustar.

Masjid Rahmat menawarkan atmosfer yang berbeda. Meskipun sederhana, arsitektur masjid ini tetap memancarkan aura klasik yang sarat akan nilai spiritual. Banyak jamaah merasa terhubung dengan semangat perjuangan dakwah yang dulu pernah dilakukan di tempat ini.

“Jamaah sering mengatakan bahwa mereka merasa damai saat beribadah di sini. Mungkin ini adalah berkah dari perjuangan para ulama terdahulu,” ujar Mustar.

Safari Ramadan yang digelar di Masjid Rahmat menjadi momentum istimewa untuk mengenang perjuangan dakwah Islam di masa lalu. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga ajang edukasi sejarah bagi masyarakat.

“Kami ingin masjid ini tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat dakwah dan pengingat akan perjuangan ulama terdahulu,” harap Mustar.

Untuk masyarakat yang ingin merasakan keunikan Masjid Rahmat, berikut beberapa panduan:

• Lokasi: Jalan Kembang Kuning, Surabaya.

• Jam Operasional: Terbuka 24 jam untuk ibadah.

• Tips: Datanglah pada waktu salat untuk merasakan atmosfer khas masjid bersejarah, dan kenakan pakaian yang sopan.

Masjid Rahmat bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan panjang sejarah dakwah Islam. Di tengah modernitas Surabaya, masjid ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan leluhur.

Safari Ramadan di Masjid Rahmat memberikan pelajaran mendalam tentang makna spiritual dan nilai perjuangan. Masjid kecil ini tetap berdiri tegak sebagai bukti nyata semangat dakwah yang tak pernah padam. Seperti kata Mustar Bakhri,

“Masjid Rahmat adalah warisan berharga. Meski kecil, ia penuh makna yang akan terus bersinar di tengah zaman.”

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.