Ning Ita Tegaskan Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tapi Gerakan Ubah Perilaku Warga

oleh -6 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 05 at 12.29.23 PM
Ning Ita saat sosialisasi Budaya RT Berseri di Kelurahan Surodinawan kota Mojokerto (ist)

KabarBaik.co, Mojokerto – Program Budaya RT Berseri yang dijalankan Pemkot Mojokerto ditegaskan bukan sebagai ajang perlombaan antar-RT.

Program ini dirancang sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan tertata di lingkungan masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menyampaikan hal tersebut saat sosialisasi Budaya RT Berseri di Pendopo Kelurahan Surodinawan. Kegiatan itu diikuti kader motivator kesehatan dan warga setempat.

“Ini bukan lomba, jadi jangan disebut lomba. Budaya RT Berseri adalah gerakan untuk mengubah perilaku masyarakat agar menjadi budaya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar Ning Ita dalam keterangannya Kamis (5/3).

Ia menjelaskan program tersebut telah diluncurkan sejak 2025 sebagai tahap awal. Memasuki 2026, pelaksanaannya diperkuat dengan tiga kali penilaian dalam setahun. Evaluasi berkala ini dilakukan untuk memantau perubahan perilaku warga secara bertahap.

Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, masih ada RT yang belum berpartisipasi. Penyebabnya beragam, mulai dari keterbatasan waktu hingga minimnya pendampingan administratif.

Karena itu, Ning Ita meminta kelurahan, kecamatan, serta organisasi perangkat daerah terkait untuk lebih aktif mendampingi RT agar seluruh wilayah bisa terlibat.

“Kelurahan harus mendampingi RT, bersinergi dengan dinas kesehatan dan kecamatan agar semua RT bisa ikut,” tuturnya.

Indikator penilaian pun diperkuat, terutama dalam hal kerja bakti rutin dan pengelolaan sampah. Langkah ini selaras dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ning Ita juga menyoroti pentingnya mengaktifkan kembali bank sampah di tingkat RT. Ia mendorong warga untuk mulai membiasakan memilah sampah dari rumah tangga.

“Bank sampah harus benar-benar aktif. Jangan hanya ada di data, tetapi tidak berjalan di lapangan,” katanya.

Untuk mendorong partisipasi, Pemkot Mojokerto menyiapkan penghargaan bagi RT yang dinilai berhasil menerapkan program tersebut. Penilaian dilakukan tiga kali dalam setahun, dengan nominal penghargaan yang meningkat di setiap tahap.

Pada tahap pertama, disiapkan hadiah Rp 20 juta. Tahap kedua Rp25 juta, dan tahap ketiga Rp 30 juta.

Ning Ita berharap Budaya RT Berseri tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia ingin gerakan ini benar-benar mendorong perubahan nyata dalam perilaku masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Forum Perangkat Daerah Sekretariat DPRD Jombang saat membahas Rencana Kerja 2027 di Ruang Komisi B. (Istimewa)

Setwan DPRD Jombang Libatkan Ormas dan Wartawan Bahas Renja 2027, Dorong Transparansi dan Digitalisasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.