OJK: Afirmasi Peringkat Baa2 oleh Moody’s Bukti Ketahanan Fundamental Ekonomi Indonesia

oleh -94 Dilihat
IMG 20260208 WA0006
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Foto: Dani)

KabarBaik.co, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai keputusan Moody’s Investors Service yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2 sebagai sinyal positif atas kuatnya fundamental ekonomi nasional. Meski demikian, lembaga pemeringkat internasional tersebut menyesuaikan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Menurut OJK, afirmasi peringkat tersebut mencerminkan struktur ekonomi Indonesia yang tetap kokoh. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang relatif solid, kebijakan fiskal dan moneter yang prudent, serta ketahanan sektor jasa keuangan yang terjaga dengan baik.

Moody’s dalam laporannya juga menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tetap resilien berkat kerangka kebijakan makroekonomi yang disiplin. Pemerintah dinilai memiliki kapasitas memadai untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka menengah, meskipun menghadapi berbagai tantangan global.

Optimisme tersebut sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan kemampuan ekonomi nasional dalam mempertahankan momentum pertumbuhan.

Capaian tersebut, menurut OJK, membuktikan bahwa perekonomian Indonesia mampu meredam berbagai risiko jangka pendek, termasuk yang tercermin dalam perubahan outlook oleh Moody’s. Ke depan, OJK memandang prospek ekonomi Indonesia tetap positif dan berkelanjutan. Kuatnya permintaan domestik, stabilitas sektor keuangan, serta keberlanjutan reformasi struktural diyakini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Ke depan, OJK akan menjalankan Program Prioritas 2026 secara konsisten dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, penguatan ketahanan sektor jasa keuangan, serta pendalaman pasar keuangan yang terukur,” ujarnya dikutip dalam pernyataan tertulis, Minggu (8/2).

Sebagai bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), OJK juga akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait.
Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga serta memperluas dukungan pembiayaan bagi pembangunan ekonomi jangka menengah dan panjang.

Dengan berbagai indikator positif tersebut, OJK optimistis ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur yang kuat dan mampu menghadapi dinamika global secara lebih tangguh. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.