Omzet Menurun, Sejumlah Penyewa Ruko di Stadion Soepriadi Kota Blitar Tunggak Retribusi

oleh -85 Dilihat
Ruko Stadion Soepriadi Kota Blitar. (Calvin BT)
Ruko Stadion Soepriadi Kota Blitar. (Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar mulai mengevaluasi keberadaan ruko di kawasan Stadion Soepriadi. Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya kios yang buka tidak menentu hingga adanya tunggakan retribusi dari para penyewa.

Diketahui, jumlah ruko di kawasan Stadion Soepriadi Kota Blitar mencapai 24 unit. Namun, dari hasil pantauan Dispora, tidak seluruh ruko aktif beroperasi setiap hari.

Plt Kepala Dispora Kota Blitar Heru Eko Pramono mengatakan pihaknya telah mengumpulkan para penyewa ruko untuk menyerap masukan sekaligus melakukan pembinaan.

“Memang ada yang buka, ada yang tutup, bahkan bukanya tidak menentu. Ini jadi perhatian kami dan ternyata sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya, Sabtu (9/5)

Menurut Heru, para pedagang mengaku penurunan omzet menjadi penyebab utama usaha mereka lesu. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan sebagian penyewa dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi.

“Ada beberapa yang menunggak dengan alasan jualan sepi. Ini sedang kami inventarisir,” katanya.

Selain melakukan pendataan ulang, Dispora juga berencana memperbarui administrasi kontrak sewa ruko. Sebab, terdapat sejumlah kontrak yang sudah habis masa berlakunya namun belum diperbarui.

Menariknya, dalam pertemuan tersebut para penyewa justru meminta sistem penagihan dilakukan secara langsung oleh petugas, bukan hanya melalui aplikasi perbankan digital.

“Ternyata banyak yang lebih nyaman kalau didatangi langsung untuk diingatkan bayar. Jadi nanti penagihan tetap lewat aplikasi berjalan, tapi petugas juga akan rutin keliling,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.