KabarBaik.co – Setelah genap dua pekan berlangsungnya pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2024 yang dimulai pada 14-28 oktober 2024, Satlantas Polres Kediri Kota berhasil menindak 22.411 pelanggaran dengan didominasi pelanggaran pengendara motor.
AKP Afandy Dwi Takdir, Kasat Lantas Polres Kediri Kota mengatakan jumlah kecelakaan selama operasi berlangsung hanya 12 kasus. Bahkan dengan angka itu, Satlantas Polres Kediri Kota menempati peringkat 27 di Jawa Timur.
“Lumayan bisa menurun. Untuk Dakgar di minggu pertama kita peroleh 6.269 gabungan tilang dan teguran. Minggu kedua kita masifkan berhasil melakukan penindakan dan teguran 16.142,” ucapnya, Selasa (29/10).
Untuk menandai berakhirnya operasi itu, AKP Afandy, menyebut telah dilakukan patroli skala besar khusus lalu lintas dengan akan melanjutkan program birukan kota kediri.
“Tidak ada ruang bagi pelanggar. Kami akan konsisten di program tersebut dengan harapan masyarakat bisa aman dan nyaman,” tambahnya.
Adanya Operasi Zebra ini diharapkan kedepan masyarakat pengguna jalan bisa merubah pola pikir saat berkendara, sebab di jalan raya hal yang utama adalah keselamatan.
“Hunting system masih akan lanjut. Karena itu adalah salah satu cara yang sangat efektif. Mengapa? Karena dengan kehadiran anggota di jalan mampu mengurangi jumlah laka,” pungkasnya. (*)