KabarBaik.co, Jombang – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jombang terus menunjukkan progres positif. Hingga Rabu (28/1) tercatat sebanyak 169 desa telah melaksanakan pembangunan KDKMP sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) Jombang Hari Purnomo mengatakan capaian tersebut merupakan hasil evaluasi bersama Satuan Tugas (Satgas) KDKMP yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang dan dihadiri seluruh anggota Satgas KDKMP, serta didampingi perwakilan Kejaksaan dan Kodim.
“Dari hasil rapat evaluasi, per Selasa 27 Januari, pembangunan KDKMP sudah berjalan di 169 titik,” ujar Hari dalam keterangannya, Kamis (29/1).
Meski demikian, Hari mengungkapkan masih terdapat 137 desa dan kelurahan yang belum melaksanakan pembangunan KDKMP. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 desa teridentifikasi tidak memiliki lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan koperasi.
“Sekitar 30 desa benar-benar tidak memiliki lahan. Namun data ini masih kami verifikasi di lapangan agar benar-benar valid,” jelasnya.
Sementara itu, 107 desa lainnya sebenarnya telah memiliki lahan, namun belum dapat melanjutkan pembangunan karena terkendala kesiapan lokasi. Kendala utama yang dihadapi adalah kebutuhan anggaran untuk pengurukan dan penataan lahan agar layak dibangun.
“Sebanyak 107 desa memiliki lahan, tetapi membutuhkan anggaran uruk dan penataan agar siap bangun. Termasuk di dalamnya 14 desa yang mengajukan permohonan pemanfaatan aset milik pemerintah daerah,” kata Hari.
Terkait permohonan pemanfaatan aset daerah tersebut, Hari menyampaikan prosesnya saat ini masih berjalan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang. Tahapan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen, verifikasi lapangan, hingga kajian yuridis formal sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Permohonan aset Pemda masih berproses di BPKAD, mulai dari dokumentasi, verifikasi lapangan, sampai kajian yuridis formal sesuai regulasi pemanfaatan aset pemerintah daerah,” ungkapnya.
Satgas KDKMP Jombang, lanjut Hari, terus melakukan pendampingan secara intensif agar target pembangunan KDKMP di seluruh desa dapat tercapai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Salah satu desa yang saat ini terus menunjukkan progres pembangunan KDKMP adalah Desa Galengdowo, Wonosalam. Kepala Desa Galengdowo, Wartomo, menyebut proses pembangunan masih berjalan dan diharapkan segera rampung.
“Alhamdulillah saat ini masih dalam proses. Insyaallah akan selesai dalam waktu dekat,” ujar Wartomo singkat. (*)






