KabarBaik.co – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, komposisi pemilih di Sidoarjo mengalami perubahan signifikan. Lonjakan jumlah pemilih pada Triwulan IV 2025 dinilai akan membawa pengaruh besar terhadap peta politik desa, terutama dengan masuknya ribuan pemilih pemula.
Berdasarkan rekapitulasi data terbaru, total pemilih Sidoarjo tercatat mencapai 1.546.129 orang. Angka tersebut naik 6.733 pemilih dibanding Triwulan III 2025 yang berjumlah 1.539.396 pemilih. Kenaikan ini didominasi oleh warga usia muda yang baru pertama kali memiliki KTP elektronik.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Sidoarjo, Agisma Dyah Fastari, menjelaskan bahwa mayoritas tambahan pemilih berasal dari kalangan pemilih pemula.
“Sekarang banyak anak SMA yang sudah melakukan perekaman KTP. Mereka otomatis masuk sebagai pemilih baru,” ujarnya, Selasa (10/12).
Secara demografis, pemilih perempuan masih mendominasi dengan jumlah 784.990 orang, sedangkan pemilih laki-laki tercatat 761.139 orang. Keduanya sama-sama mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya, menunjukkan tren pertumbuhan pemilih yang relatif seimbang.
Dari sisi wilayah, peningkatan pemilih paling mencolok terjadi di Kecamatan Waru dengan tambahan 368 pemilih. Kecamatan Gedangan menyusul dengan kenaikan 328 pemilih, sementara Kecamatan Krian bertambah 282 pemilih. Kondisi ini diperkirakan akan memengaruhi dinamika persaingan di desa-desa padat penduduk.
Menurut Agisma, data rekapitulasi triwulan ini sangat strategis untuk tahapan Pilkades. Selain menjadi dasar pemetaan pemilih desa, data tersebut juga penting dalam pengawasan partisipasi dan pencegahan pelanggaran. “Data ini sangat bisa digunakan sebagai rujukan Pilkades Sidoarjo 2026,” jelasnya.
Sebagai informasi, tahapan Pilkades serentak Sidoarjo 2026 saat ini memasuki masa persiapan. Pendaftaran calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari hingga 23 April 2026. Pemungutan suara akan digelar serentak di 80 desa pada 24 Mei 2026, dengan penetapan hasil akhir hingga 29 Juni 2026. (*)







