Pemilik Stradenine Klarifikasi Soal Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Kemensos

oleh -177 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 05 at 1.20.02 PM
Tangkapan layar Klarifikasi dari pemilik brand sepatu Stradenine. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Pengusaha sepatu lokal asal Surabaya, Reynaldi Kurniawan Daud, memberikan klarifikasi terkait isu yang menyeret merek sepatunya, Stradenine, dalam program pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Reynaldi mengaku terkejut saat mengetahui nama brand-nya mendadak ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya Threads. Isu ini mencuat setelah warganet menyoroti foto Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Mensos Saifullah Yusuf yang memakaikan sepatu Stradenine kepada siswa Sekolah Rakyat.

Warganet kemudian mengaitkan hal tersebut dengan anggaran pemerintah tahun 2026 untuk program Sekolah Rakyat yang mencapai Rp 27 miliar. Spekulasi liar pun bermunculan, termasuk tudingan harga sepatu yang melambung tinggi.

“Tiba-tiba kok viral ini brand saya. Saya tahunya pertama dari Threads,” ujar Reynaldi, Selasa (5/5) .

Harga Jauh di Bawah Isu yang Beredar

Menanggapi isu tersebut, Reynaldi melalui akun media sosial pribadi dan official Stradenine menjelaskan bahwa harga produknya tidak semahal yang dituduhkan warganet. Ia meluruskan bahwa harga sepatu sekolah mereka berada di kisaran Rp 179.000 hingga Rp 300.000 saja.

“Kita klarifikasi kalau harga Stradenine sendiri untuk sepatu sekolah itu di Rp 179.000. Kalau yang Rp 300.000 itu sudah kategori lifestyle atau running. Jadi brand kita tidak semahal itu,” jelasnya.

Tidak Terlibat Kerja Sama dengan Kementerian

Selain soal harga, Reynaldi menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki ikatan kerja sama maupun kontrak pengadaan langsung dengan kementerian terkait. Ia menjelaskan bahwa distribusi produknya murni dilakukan melalui jalur perdagangan konvensional dan daring.

“Kita hanya jualan ke distributor dan toko online. Kami tidak pernah menerima pesanan secara langsung tentang pengadaan sepatu Sekolah Rakyat,” pungkasnya.

Langkah klarifikasi ini diambil guna menjaga reputasi merek lokal tersebut agar tidak terjebak dalam narasi politik atau isu anggaran yang tengah hangat dibicarakan publik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.