Pemkab Bojonegoro Gandeng UGM dan Perhutani Kembangkan Kebun Durian dan Alpukat di Lahan Hutan

oleh -753 Dilihat
IMG 20250508 WA0022

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bekerja sama dengan Perhutani dan Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mengembangkan budidaya tanaman durian dan alpukat di lahan hutan seluas 19 hektare. Program ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir bandang, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zainal Fanani, menjelaskan bahwa program tersebut akan dimulai pada tahun ini. Lokasi pengembangan berada di dua kecamatan, yakni Ngasem dan Sekar. “Di wilayah Ngasem akan ditanami alpukat dengan luas sekitar 6 hektare,” ujar Zainal, Kamis (8/5).

Sementara di Kecamatan Sekar, lahan akan difokuskan untuk budidaya durian. Menurut Zainal, wilayah ini cocok karena berada di dataran tinggi yang sesuai untuk tanaman durian. “Nantinya masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Malang atau Magetan untuk mendapatkan durian dan alpukat. Cukup datang ke Bojonegoro,” kata Zainal.

Tak hanya durian dan alpukat, lanjut Zainal, DKPP Bojonegoro bersama UGM juga akan mengembangkan budidaya padi Gogo dengan teknologi mikroba di lahan hutan. Padi jenis ini tidak memerlukan banyak air, sehingga cocok untuk lahan kritis. Selain itu, tanaman jambu mete juga akan ditanam untuk memaksimalkan lahan.

Zainal berharap program ini bisa mengurangi dampak banjir bandang yang sering terjadi di kawasan hutan dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga menargetkan munculnya kawasan agroindustri baru di Bojonegoro. “Harapannya ini bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar hutan,” harap Zainal.

Rencana ini disambut positif oleh warga. Mardiah, warga Desa Ngumpakdalem, berharap program segera terealisasi dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Ini bisa jadi peluang bagus. Masyarakat bisa datang langsung untuk memetik durian dan alpukat dari pohonnya,” tutur Mardiah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.