Pemkab Lamongan Raih Predikat Daerah Terinovatif pada IGA 2025

oleh -182 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menunjukkan piala dan piagam IGA 2025. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Rabu (10/12), Lamongan dinobatkan sebagai daerah terinovatif. Penghargaan tersebut diserahkan di Kempinski Grand Ballroom Jakarta Pusat dan diterima langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan terobosan dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik. Tahun ini, penghargaan diserahkan oleh Presiden Direktur CNN Indonesia, Titin Rosmasari.

“Alhamdulillah, pada IGA 2025 Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan penghargaan kategori terinovatif. Ini adalah bukti keberhasilan komitmen kita dalam memberikan layanan publik yang berkualitas,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

203 Inovasi, Dua Diantaranya Jadi Unggulan Nasional

Dalam penilaian tahun ini, Lamongan melaporkan 203 inovasi, terdiri dari 72 inovasi digital dan 131 inovasi non-digital. Dua di antaranya menjadi sorotan karena dampaknya yang signifikan bagi masyarakat.

Pertama, Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2 (Simaya), yaitu platform digital berbasis online/web untuk mempermudah wajib pajak melakukan pembayaran PBB-P2. Kehadiran Simaya bukan hanya mempercepat layanan pajak, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.

Dampaknya terlihat nyata. Realisasi PBB-P2 meningkat tajam dari Rp 43 miliar pada 2022 menjadi Rp 49,97 miliar pada 2024, dan turut menambah kontribusi PAD sebesar 0,26 persen. Tingkat kepuasan masyarakat pun naik dari 88,84 persen (2022) menjadi 90,07 persen (2024).

“Selain mengutamakan akuntabilitas dan transparansi, inovasi ini juga memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran — bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja,” jelas Pak Yes.

Laserku, Inovasi Non-Digital yang Sentuh Akar Masalah

Inovasi kedua yang menjadi unggulan adalah Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah (Laserku). Mulanya berfokus pada layanan kesehatan bagi kelompok rentan, program ini berkembang menjadi bentuk pendampingan menyeluruh yang mencakup aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Hingga kini, 5.131 keluarga telah merasakan manfaat Laserku. Program ini juga menyalurkan:

* Bantuan sembako kepada 852 keluarga,
* Bantuan uang tunai kepada 752 keluarga,
* Pemberdayaan ekonomi untuk 114 keluarga,
* Perbaikan rumah tidak layak huni bagi 518 keluarga.

Dampaknya signifikan. Angka harapan hidup di Lamongan meningkat dari 72,40 menjadi 75,07 pada 2024. Indeks kesehatan juga naik dari 0,806 menjadi 0,847.

Dukungan Kuat untuk Keberlanjutan Inovasi

Pak Yes menegaskan, keberhasilan Lamongan mempertahankan berbagai inovasi tak lepas dari dukungan regulasi, budaya kerja, alokasi anggaran, kolaborasi masyarakat dan akademisi, hingga sinergi antar organisasi perangkat daerah. Seluruh inovasi tersebut juga sejalan dengan RPJMD serta program prioritas pemerintah provinsi maupun pusat.

Dengan pencapaian ini, Lamongan menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya adaptif, tetapi juga konsisten menghadirkan inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.