Pemkab Malang Tegaskan Target 2026 Nihil Blank Spot Internet

oleh -61 Dilihat
IMG 20251220 WA0019
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menegaskan komitmennya untuk menghapus seluruh area blank spot internet di wilayah Kabupaten Malang pada 2026. Target ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pemerataan akses digital hingga pelosok desa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto, menyampaikan bahwa luas wilayah Kabupaten Malang mencapai 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur jaringan internet.

“Kabupaten Malang merupakan daerah terluas kedua di Jawa Timur. Kondisi geografis dan sebaran penduduk menjadi tantangan dalam pemerataan jaringan internet, baik sinyal nirkabel maupun fiber optik,” tegas Atsalis, Sabtu (20/12).

Ia memastikan Pemkab Malang tidak tinggal diam. “Tahun 2026 kami targetkan sudah tidak ada lagi blank spot internet di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Berdasarkan data Diskominfo hingga akhir September 2025, masih terdapat sedikitnya 85 titik area blank spot internet. Jumlah tersebut berpotensi berubah seiring survei lapangan yang terus dilakukan secara berkala.

Untuk mengejar target tersebut, Diskominfo Kabupaten Malang akan mengoptimalkan peran corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang.

“Melalui CSR, pemasangan jaringan internet tetap kami dorong. Ada wilayah yang secara teknis tidak memungkinkan pemasangan kabel langsung karena kondisi medan seperti jurang, sehingga harus dilakukan pemutaran jalur,” jelas Atsalis.

Atsalis menegaskan bahwa prioritas utama pemenuhan jaringan internet diarahkan ke wilayah pelosok yang memiliki keterbatasan akses, terutama untuk menunjang layanan pemerintahan. “Kami prioritaskan pemasangan internet di kantor desa dan kecamatan yang masih masuk zona lemah sinyal, agar pelayanan publik kepada masyarakat tidak terhambat,” bebernya.

Meski masih terdapat puluhan titik blank spot internet, Atsalis menyebut layanan jaringan telepon 4G dan 2G sejatinya sudah hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang berdasarkan hasil analisis Diskominfo.

Sebagai bentuk keseriusan, Diskominfo Kabupaten Malang juga telah mengajukan penambahan 20 titik base transceiver station (BTS) ke pemerintah pusat. Lokasi BTS tersebut diprioritaskan di kawasan strategis, termasuk daerah wisata seperti Kecamatan Poncokusumo.

Selain itu, Diskominfo terus mendorong provider telekomunikasi swasta untuk membangun menara di wilayah blank spot. Upaya lain dilakukan dengan mengajukan penanganan area blank spot dan lemah sinyal secara berkala ke Direktorat Akselerasi Infrastruktur Digital, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) RI, serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkomdigi RI untuk wilayah non-profit. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.