Pemkot Batu Pastikan Rehabilitasi 3 Sekolah Berlanjut, Kontraktor Lama Tak Dibayar

oleh -74 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 06 at 1.14.06 PM
Proses rehabilitasi SDN Sisir 1 Kota Bayu (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pemkot Batu memastikan proyek rehabilitasi tiga sekolah yang sempat terhenti akan kembali dilanjutkan. Penyelesaian pembangunan di SDN Sisir 1, SDN Temas 1, dan SMPN 4 Kota Batu menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kenyamanan serta keselamatan siswa dalam menjalani kegiatan belajar mengajar.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Muhammad Nur Adhim menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan proyek tersebut mangkrak. Saat ini pihaknya bersama tim teknis tengah melakukan reviu menyeluruh untuk menghitung sisa volume pekerjaan sekaligus menyusun kebutuhan anggaran agar pembangunan dapat segera dituntaskan.

“Pastinya proyek ini harus dilanjutkan karena merupakan kebutuhan mendasar bagi anak didik kita. Untuk proses teknisnya akan kami reviu dan bahas lebih detail bersama tim yang menangani,” tegas Adhim, Kamis (6/8).

Sebagai bagian dari proses evaluasi, tim Dinas Pendidikan bersama Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah turun langsung ke lapangan. Mereka memeriksa kondisi fisik bangunan guna mengetahui capaian pekerjaan yang benar-benar telah diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan besaran anggaran lanjutan. Menurut Adhim, pemerintah hanya akan mengalokasikan dana untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa, bukan mengulang proyek dari awal.

Ia mencontohkan apabila nilai kontrak proyek sebelumnya mencapai Rp 3 miliar, sementara pekerjaan yang benar-benar selesai baru senilai Rp 200 juta, maka anggaran lanjutan hanya akan dialokasikan sebesar Rp 2,8 miliar sesuai hasil reviu teknis.

Di sisi lain, Pemkot Batu memastikan tidak akan membayarkan anggaran kepada kontraktor lama. Sebab, pelaksana proyek dinilai gagal menuntaskan pekerjaan hingga masa kontrak berakhir.

“Enggak ada pembayaran sama sekali karena memang pekerjaannya tidak diselesaikan oleh pelaksana proyek. Kasihan anak-anak jika fasilitas pendidikannya dibiarkan terhenti,” ujar dia.

Ketiga proyek rehabilitasi tersebut sebelumnya dibiayai melalui APBD Kota Batu dan dikerjakan oleh pihak ketiga. Namun hingga batas waktu kontrak berakhir, pekerjaan tidak dapat diselesaikan sehingga proyek terpaksa dihentikan.

Terhentinya rehabilitasi itu berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Karena itu, Pemerintah Kota Batu berkomitmen mempercepat proses reviu agar pembangunan dapat segera dilanjutkan dan para siswa kembali memperoleh fasilitas pendidikan yang layak. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.