KabarBaik.co – Layanan Angkutan Pelajar (Apel) Gratis di Kota Batu kembali beroperasi pada awal 2026 setelah sempat berhenti di akhir tahun lalu. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memastikan layanan tahun ini hadir dengan kualitas yang lebih baik melalui penerapan sistem pengawasan berbasis aplikasi digital.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Batu, Hari Juni Sunsanto, menegaskan bahwa peningkatan layanan Apel Gratis tidak hanya difokuskan pada kesiapan armada, tetapi juga pada penguatan sistem pengawasan yang transparan dan terukur.
“Di 2026 ini, Apel Gratis kami tingkatkan. Bukan hanya dari kondisi fisik armada, tapi juga dari sistem pengawasan melalui aplikasi digital agar lebih tertib dan terkontrol,” ujar Hari di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (8/1).
Menurutnya, Dishub tengah menyiapkan aplikasi absensi digital yang wajib digunakan seluruh pengemudi angkutan Apel Gratis. Melalui aplikasi tersebut, aktivitas siswa akan tercatat secara real-time saat naik dan turun dari angkutan.
“Setiap siswa nanti dibekali ID Card khusus. Saat naik dan turun, tinggal tapping ke HP driver. Setelah itu, wali murid dan wali kelas langsung menerima notifikasi,” jelasnya.
Hari menyebut, sistem ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran orang tua terkait keberadaan anak selama perjalanan ke sekolah. Selain itu, aplikasi juga menjadi instrumen pengawasan kinerja pengemudi.
“Aplikasi ini bukan hanya untuk siswa, tapi juga untuk driver. Jadi kami bisa memastikan kedisiplinan siswa dan tanggung jawab pengemudi berjalan beriringan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Dishub Kota Batu menargetkan penerapan sistem absensi digital ini dapat mulai diberlakukan pada Maret 2026, apabila seluruh tahapan pengembangan berjalan lancar tanpa kendala teknis. “Insya Allah, awal Maret sudah bisa kami terapkan,” ungkapnya.
Saat ini, Dishub Kota Batu mengoperasikan 68 armada angkutan pelajar gratis dengan skema sewa kendaraan. Para siswa dijemput di titik kumpul yang telah ditentukan berdasarkan kajian, lalu diantar langsung menuju sekolah masing-masing.
Hari menilai program Apel Gratis selama ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meringankan beban biaya transportasi orang tua serta meningkatkan keselamatan pelajar. “Karena itu, kami berkomitmen terus melakukan evaluasi dan inovasi agar layanan Apel Gratis semakin aman, tertib, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)







