KabarBaik.co, Banyuwangi – Seorang pemuda tewas tenggelam di bekas tambang galian C di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Senin (9/2).
Korban bernama Apris Oreza, 24 tahun, beralamat di Desa/Kecamatan Songgon, Banyuwangi.
Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron membenarkan peristiwa itu. Korban tewas tenggelam ketika memanah ikan di kolam bekas tambang tersebut.
Ceritanya sekitar pukul 02.00 WIB, korban dengan dua temannya berangkat dari rumah menuju kolam bekas tambang. Mereka berniat memanah ikan nila.
“Ketiganya ke kolam bekas galian C dengan tujuan untuk memanah ikan nila,” kata Imron.
Setiba di lokasi ketiga pemuda ini menyelam ke kolam dengan bermodal senter kepala sebagai penerangan. Setelah menyelam beberapa menit, dua orang saksi telah berenang ke sisi seberang, keduanya melihat cahaya senter di tengah yang tidak bergerak.
“Karena curiga, salah satu tekan korban mendekati cahaya senter dan melihat kalau korban tenggelam,” tutur Imron.
Melihat itu, rekan korban langsung bergegas menolong. Nahasnya kesulitan karena ternyata kaki korban tersangkut di tumbuhan ganggang.
Sementara karena terlalu lama menyelam, rekan korban tidak kuat lalu untuk melakukan upaya pertolongan dan menepi untuk meminta pertolongan warga setempat.
“Warga kemudian melapor dan kami melaksanakan upaya evakuasi dan identifikasi penemuan mayat di kolam bekas galian C,” ujar.
Jenazah korban telah dievakuasi dan diantar ke rumah duka. Sementara polisi terus melakukan pendalaman penyebab pasti tenggelamnya Apris dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti.






