KabarBaik,co, Mataram – Laporan masyarakat terkait temuan benda mirip torpedo/rudal mencurigakan yang sempat diduga berbahaya di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, dipastikan tidak mengandung ancaman.
Temuan tersebut sebelumnya dilaporkan warga kepada Polres Lombok Utara karena bentuknya menyerupai torpedo dan dikhawatirkan berbahaya. Menindaklanjuti laporan itu, pihak kepolisian meminta bantuan tim Detasemen Gegana Sat Brimob Polda NTB untuk melakukan pemeriksaan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menjelaskan, hasil pengecekan menunjukkan bahwa benda tersebut bukan bahan peledak maupun radioaktif.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut dipastikan bukan bom atau benda berbahaya. Itu merupakan alat pengukur arus air laut di kedalaman tertentu,” ujarnya, Selasa (7/4).
Ia menambahkan, alat tersebut umumnya digunakan dalam kegiatan penelitian atau pemantauan kondisi laut, dan biasa dipasang di dasar laut atau pada pelampung.
Meski tidak berbahaya, benda tersebut tetap diamankan oleh pihak kepolisian untuk keperluan identifikasi lebih lanjut serta menghindari keresahan di tengah masyarakat.
Saat ini, benda tersebut telah diamankan di Polres Lombok Utara.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan benda mencurigakan, khususnya di kawasan perairan wisata.
Sebelumya, benda mirip torpedo pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan saat tengah menjaring ikan sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (6/4).
Lokasi temuan benda tersebut berjarak sekitar 16 Kilometer sebelah utara Gili Trawangan. Karena mencurigakan benda tersebut kemudian ditarik ke pesisir pantai. Saat dilakukan identifikasi awal, petugas menemukan label CSIC dan tulisan beraksara China di bagian bawah.
Secara fisik benda tersebut memiliki panjang sekitar 3,7 meter dan diameter 70 sentimeter dengan bentuk silinder menyerupai torpedo.(*)






