Pengambilan 7 Sumber Mata Air Suci Menuju Hari Jadi Kabupaten Kediri

oleh -77 Dilihat
6dd5b9ef ecb1 41e1 9770 aa5a1e960adb
Pengambilan air di Sumber Panjer. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Sangkaian acara menuju Hari Iadi Kabupaten Kediri ke-1.221 tahun 2025, salah satunya ialah pengambilan air suci dari 7 sumber yang bebeda.

Seperti halnya dilakukan pengambilan air di Sumber Panjer, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Kamis (27/2).

“Jadi secara pokoknya, pengambilan air sucinya sudah kita laksanakan, kemudian prosesi intinya di 25 Maret, nanti untuk rangkaiannya kita menyesuaikan dengan Inpres (efisiensi anggaran),” kata Nurfika Maharani, Kabid Kesenian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

Pengambilan 7 sumber mata air suci ini memiliki sarat makna. Tujuh/pitu dalam bahasa Jawa ibaratnya adalah pitulungan.

“Jadi harapannya nanti Kabupaten Kediri selalu mendapat pertolongan dari Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” tambah Nurfika.

Air dari ketujuh sumber yang berbeda-beda itu berasal dari makam Gus Miek di Sumber Ngadi Makam Aulia, Sumber Panguripan di Desa Dukuh, Sumber Panjer, Sendang Tirto Kamandanu, Sumber Kalasan, Sumber Paron dan yang terakhir di Waduk Siman.

Air tersebut nantinya akan disimpan didalam gentong dan digunakan untuk membasuh serta mensucikan yang dilakukan oleh Forkopimda, H-1 puncak hari jadi Kabupaten Kediri pada tanggal 24 Maret 2025.

“Puncak acara pada 25 Maret 2025, air dari 7 sumber itu akan kita bawa di bokor-bokor gitu ya untuk kita tersebut akan dijadikan satu untuk selanjutnya dibasuhkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kediri,” imbuhnya.

“Ya tanggal 25 itu nanti acara kita pokoknya dalam pembacaan Prasasti Harinjing pokoknya hari jadi asal mulanya Kabupaten Kediri,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.