Penyandang Disabilitas Banyuwangi Gelar Pawai Bermotor, Suarakan Kesetaraan di Hari Disabilitas Internasional

oleh -45 Dilihat
bwi
Penyandang disabilitas di Banyuwangi saat melakukan pawai bermotor.

KabarBaik.co – Puluhan penyandang disabilitas di Banyuwangi mengggelar konvoi bermotor, Senin (1/12). Konvoi ini menjadi bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Konvoi dimulai dari Terminal Pariwisata Terpadu, Taman Makam Pahlawan, Stadion Diponegoro dan akan berakhir di SLBN Banyuwangi. Pada momen itu para penyandang disibilitas mengkampanyekan kesetaraan lewat poster dan siaran audio.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir membersamai dan menemui peserta konvoi pada saat pemberhentian di TMP. Pada momen itu Ipuk turut mendeklrasaikan program Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM), yang digagas para penyandang disabilitas.

Ipuk mengapresiasi gerakan para penyandang disabilitas. Disebutnya konvoi ini menjadi bentuk pernyataan terbuka bahwa penyandang disabilitas memiliki ruang dan kekuatan untuk menunjukkan diri.

“Ini adalah cara kalian menunjukkan kepada dunia bahwa kalian ada, kalian kuat, kalian berani, dan kalian mampu menaklukkan dunia dengan cara kalian sendiri. Itu adalah kebenaran yang harus terus kita suarakan,” pesan Ipuk kepada para difabel.

Ia melanjutkan, para penyandang disabilitas telah memberikan inspirasi tentang keteguhan dan semangat hidup. Menurutnya keterbatasan bukanlah sekat yang membatasi gerak seseorang.

“Keterbatasan bukan halangan. Dari situlah justru lahir kekuatan untuk melompat lebih tinggi. Setiap tantangan harus kita sikapi dengan optimisme,” terangnya.

“Saya bangga menyaksikan keteguhan kalian. Kalian adalah inspirasi bagi kita semua,” imbuh Ipuk.

Selama ini Pemerintah Daerah berupaya membuat kebijakan inklusif yang memberi kesempatan setara bagi disabilitas. Ruang dan layanan publik terus didesain memudahkan aksesibilitas bagi disabilitas.

“Pemerintah daerah memastikan kesempatan bagi penyandang disabilitas terbuka lebar, Kita semua adalah setara. Banyuwangi adalah rumah yang aman bagi semua, dengan kebijakan inklusif yang terus kita perkuat bersama,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu peserta konvoi, Nurhadi Windoyo, mengatakan bahwa kegiatan ini membawa pesan kuat tentang kesetaraan dan peran penyandang disabilitas dalam masyarakat.

“Konvoi ini ingin menunjukkan bahwa kami setara. Disabilitas bukan beban negara, tetapi bagian dari masyarakat yang sama-sama berkontribusi,” ujar Nurhadi yang juga ketua organisasi Aura Lentera Banyuwangi tersebut.

Ia menegaskan bahwa para penyandang disabilitas memiliki kemampuan dan kemauan yang sama untuk berperan dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.

“Kami ingin dilihat bukan dari kekurangan, tetapi dari kemampuan. Kami ingin kesempatan, bukan belas kasihan,” tambahnya.

Windoyo mengapresiasi upaya Pemkab Banyuwangi yang telah membuat kebijakan pro disabilitas. Ia berharap komitmen itu terus dipertahankan.

“Harapannya pemerintah daerah lebih meningkatkan lagi tentang layanan aksesibilitas, seperti toilet di fasilitas umum supaya bisa lebih ramah difabel,” harapnya.

Selain kampanye kesetaraan pada kesempatan itu, para penyandang disabilitas juga dilakukan kampanye tertib berlalu lintas. Mereka turut mengapresiasi Polresta Banyuwangi yang telah memfasilitasi pembuatan SIM bagi disabalitas.

Selain itu dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, menggelar sejumlah kegiatan diantaranya sepakbola amputasi, pemeriksaan CTEV dan perakitan kursi roda serta lomba-lomba yang digelar di SLBN Banyuwangi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.