Perampok Sadis Satroni Rumah Pasutri di Dukun Gresik, Istri Dibunuh, Suami Tertidur Pulas

Editor: Andika DP
oleh -6809 Dilihat
Rumah korban. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co – Aksi perampokan sadis terjadi di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Sabtu (16/3). Pelaku membunuh satu korban dan menggondol uang ratusan juta rupiah.

Rumah yang juga menjadi usaha counter BRI Link itu milik pengusaha bernama Mahfud, 42, dan istrinya Wardatun Toyibah, 28. Wardatun Toyibah tewas dihabisi pelaku dengan luka parah di leher sebelah kanan.

Peristiwa berdarah itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan. Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB. Kendati demikian, pihaknya belum mengungkap secara detail kronologi kejadiannya.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB, setelah kami cek betul ada perempuan berusia sekitar 28 tahun meninggal dunia dan terdapat luka di bagian lehernya. Pertama kali ditemukan posisi tengkurap,” beber Kasat Reskrim Polres Gresik di lokasi kejadian, Sabtu (16/3).

Baca juga:  Pulau Bawean Gresik 10 Kali Diguncang Gempa, 6 Rumah Rusak hingga Lansia Tertimpa Genteng

Hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), ada sejumlah barang korban yang hilang. Yakni uang senilai lebih kurang Rp 150 juta dan satu buah HP. Uang ratusan juta itu disimpan di laci kamar korban.

Masih menurut AKP Aldhino, saat kejadian korban sedang tidur di kamar bersama anaknya yang masih berusia 2,5 tahun. Bahkan, balita itu juga mengalami luka di bagian kaki dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina.

Baca juga:  Polisi Terjunkan Anjing Pelacak untuk Sisir TKP Perampokan Sadis di Dukun Gresik, Pelaku Terendus?

Sementara itu, sang suami Mahfud selamat dari perampokan sadis tersebut. Mahfud tidak tahu-menahu lantaran tidak tidur bersama korban. “Jadi saat kejadian, korban bersama anaknya tidur di kamar. Dan suaminya tidur di luar (ruang tamu, red),” bebernya lagi.

Alumnus Akpol 2015 itu belum bisa memastikan kapan perampokan disertai pembunuhan itu terjadi. Sebab, jenazah korban baru diketahui oleh sang suami sekitar pukul 05.00 WIB.

“Dugaan sementara perampokan, karena ada barang-barang korban yang hilang. Akan tetapi kami masih menggali keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti, sebab saat kami datang posisi korban ini sudah dipindah dari TKP. Yang mindah keluarga dan warga,” tandasnya.

Baca juga:  Mayat Mengapung di Kali Lamong Gegerkan Warga Sukorejo Gresik

Sang suami Mahfud menjadi saksi kunci. Aparat kepolisian terus melakukan interogasi untuk menguak peristiwa berdarah ini. “Kami menemukan barang bukti sarung golok di atas kasur,” tutupnya.

Terkait luka yang dialami Wardatun Toyibah, Kasat Reskrim Polres Gresik masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.