Perawat Tertangkap Tangan Selundupkan Pil Koplo untuk Suami di Lapas Lumajang

oleh -174 Dilihat
Seorang perawat (tengah) menata ratusan pil koplo logo Y setelah tertangkap tangan membawa ratusan pil Y saat besuk di Lapas Lumajang (ANTARA/HO-Lapas Lumajang)

KabarBaik.co – Seorang perawat perempuan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial EA, 30, tertangkap tangan saat mencoba menyelundupkan 240 butir pil koplo berlogo Y ke dalam Lapas Klas II B Lumajang.

“Petugas wanita lapas yang melakukan pemeriksaan sudah merasa curiga karena terdapat sesuatu yang menonjol di area privasi pengunjung wanita tersebut,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Klas II B Lumajang, Pramita Ananta dalam keterangannya di Lumajang, Rabu (28/1).

Menurut Pramita, aksi penyelundupan tersebut terungkap saat jam kunjungan lapas berlangsung dan petugas pengamanan mencurigai gerak-gerik pelaku sejak pemeriksaan awal di pintu masuk utama Lapas Klas II B Lumajang.

“Setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, ditemukan dua paket pil koplo logo Y yang dibungkus menggunakan kondom dan disembunyikan di dalam celana dalam pengunjung perempuan itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan dua paket pil tersebut dibungkus rapi dengan menggunakan kondom dan diikat tali rafia untuk menghindari kecurigaan petugas Lapas saat dilakukan pengecekan.

Dari hasil pemeriksaan awal, EA mengaku bahwa pil koplo tersebut merupakan pesanan suaminya yang saat ini berstatus sebagai warga binaan Lapas Lumajang dalam perkara narkotika dan telah divonis hukuman penjara selama lima tahun.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa 240 butir pil Y dan dua buah kondom. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polres Lumajang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar membenarkan adanya pelimpahan tersangka wanita yang tertangkap tangan membawa ratusan butir pil Y dari pihak Lapas Lumajang.

“Tersangka sudah diserahkan ke Polres Lumajang dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” katanya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.