KabarBaik.co, Nganjuk– Rencana kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Nganjuk untuk meresmikan Museum dan Monumen Marsinah dikabarkan diundur dari jadwal semula. Keputusan ini diambil demi menghindari tumpang tindih agenda dengan peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta, sekaligus mematangkan persiapan secara maksimal.
“Informasi yang diterima kemungkinan besar akan diundur. Beliau fokus dulu untuk May Day di Monas, Jakarta. Insyaallah kalau diundur justru kita senang karena persiapannya bisa lebih matang dan tidak terburu-buru,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi kepada wartawan, Kamis (30/4).
Penundaan ini dinilai sangat beralasan mengingat momentum tanggal 2 Mei 2026 ini merupakan May Day pertama setelah almarhumah Marsinah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Diprediksi akan ada ribuan peziarah dan buruh dari seluruh Indonesia yang berbondong-bondong datang ke Nganjuk.
“Tanggal 2 itu kan risiko tinggi, ini may day pertama setelah Marsinah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Pasti peziarah dari seluruh Indonesia kumpul semua. Kalau pas ramai-ramainya terus ada kunjungan, nanti malah kurang fokus,” jelasnya.
Sementara itu, terkait jadwal penggantinya, hingga saat ini masih direncanakan akan dilaksanakan sekitar pertengahan Mei. Kemungkinan besar akan digeser ke kisaran tanggal 8, 9, 10, hingga 11 Mei 2026 mendatang.
“Rencananya mungkin diundur ke sekitar tanggal antara tanggal 8 sampai 11-an. Jadi kita tetap harus siap siaga, jangan dipastikan satu tanggal saja,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, dipastikan bahwa pembangunan Museum Marsinah saat ini sudah selesai 100 persen. Yang tersisa saat ini hanya penyelesaian akhir berupa penataan lahan dan area parkir guna mengantisipasi kedatangan ribuan orang nantinya.
“Untuk Museum sudah selesai semua. Tinggal finishing penataan lahan saja karena kan nanti banyak yang hadir,” tegasnya.
Enam Kegiatan di Puncak Acara Peringatan 2 Mei
Meski kunjungan Presiden diundur, peringatan Hari Buruh dan mengenang jasa Marsinah di Nganjuk tetap berlangsung meriah. Ada enam kegiatan utama yang sudah disiapkan mulai tanggal 1 hingga 2 Mei.
“Kegiatan di Nganjuk sendiri tetap jalan. Ada istigasah, drumband, buruh berbagi, tabur bunga, hingga job fair. Total ada enam kegiatan yang akan dilaksanakan,” pungkasnya. (*)






