KabarBaik.co – Bagi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, pemberdayaan masyarakat bukan hanya soal mendukung usaha kecil, tetapi juga membuka ruang harapan bagi mereka yang membutuhkan kesempatan kedua. Komitmen itu diwujudkan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya Shantika Fashion Jaya di Surabaya.
Usaha yang dipimpin Shanty Oktavia ini dikenal menghadirkan karya mode ramah lingkungan sekaligus menjadi wadah pemberdayaan perempuan, khususnya para janda yang berjuang bangkit dari keterpurukan hidup.
Shantika Fashion Jaya memadukan berbagai teknik kreatif seperti ecoprint, batik, rust dye, natural dyes, painting, dan shibori ke dalam satu karya, yang disebut FUSIONE. Namun, lebih dari sekadar menciptakan busana bernilai seni, Shanty menjadikan bisnisnya sebagai ruang bagi perempuan untuk mandiri.
“Bagi saya, bisnis ini bukan hanya tentang fashion, tetapi tentang memberi kesempatan bagi perempuan untuk bangkit,” ujar Shanty, Kamis (2/10).
Salah satu kisah inspiratif datang dari seorang janda yang kini bekerja sebagai penjahit, pelukis, sekaligus model di Shantika Fashion.
Dulu, ia hidup berkecukupan bersama keluarga kecilnya. Namun hidupnya berubah ketika sang suami menderita stroke selama tiga tahun. Tabungan habis untuk biaya pengobatan hingga akhirnya ia kehilangan rumah karena diwasiatkan mendiang suami kepada tokoh agama. Di tengah keterpurukan, ia sempat merasa tidak berdaya.
Di saat itulah, Shanty hadir membuka jalan. Ia tidak hanya memberi pekerjaan layak, tetapi juga membantu melunasi utang pengobatan agar sang ibu bisa kembali menata hidup bersama anak semata wayangnya.
“Setelah suami meninggal, saya harus membesarkan anak sendirian. Bekerja di Shantika Fashion membuat saya bisa mandiri sekaligus menata masa depan keluarga. Di sini saya merasa dihargai dan punya kesempatan untuk berkembang,” tuturnya.
Kini, ia menemukan kembali kepercayaan diri melalui kreativitas di bidang fashion. Kisahnya menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat memberi dampak besar bagi kehidupan seseorang.
Pertamina Patra Niaga terus memberikan dukungan nyata kepada UMKM binaan agar berdaya saing dan memberi manfaat sosial bagi lingkungan sekitar. Dukungan itu mencakup pembiayaan, pelatihan, hingga akses pemasaran.
“Shantika Fashion Jaya adalah contoh nyata bahwa pemberdayaan perempuan bisa berjalan seiring dengan keberlanjutan usaha. Dari sehelai kain lahir karya, dan dari sebuah kesempatan lahir harapan,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.
Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga berharap semakin banyak UMKM lokal yang tumbuh tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pemberdayaan sosial bagi masyarakat.






