Pertemuan yang Difasilitasi Pemkab Pasuruan Tidak Dihadiri Pihak PIER, Begini Respons Ahli Waris 

oleh -442 Dilihat
IMG 20250509 WA0041

KabarBaik.co – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan yang memfasilitasi pertemuan antara ahli waris Zainul Arifin dan kawan-kawan dengan pihak Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) atas tanah yang berada di kawasan perusahaan tersebut akhirnya batal digelar. Hal itu setelah pihak perwakilan PIER tidak hadir pada Jumat (9/5) sore.

Sedianya pertemuan tersebut untuk membuktikan kepemilikan tanah antara ahli waris dengan pihak PIER yang mengaku sudah 35 tahun menguasainya. Kasus ini mencuat setelah tiga orang ahli waris minta kompensasi saat pengerjaan pipa gas di kawasan lingkungan PIER diperkarakan secara hukum.

Kuasa hukum ahli waris, Justin mengungkapkan, pertemuan tersebut untuk pembuktian kepemilikan yang sah antara ahli waris dan PIER. Namun, pihak PIER tidak hadir hingga sore hari. “Kita akan uji keabsahan kepemilikan tanah yang dimiliki ahli waris dan punya PIER. Dalam buku desa, nama tanah masih milik keluarga ahli waris,” kata Justin.

Dengan tidak hadirnya perwakilan PIER, ahli waris dan kuasa hukum yang jauh-jauh hadir memenuhi mediasi dari Pemkab Pasuruan dibuat kecewa dan merasa disepelekan. “Kita kecewa sudah menunggu lama ternyata tidak hadir. Bahkan tidak ada kejelasan, kenapa tidak hadir dan kapan akan pertemuan lagi,” ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yuda Tri Widya Sasongko menyatakan, pihaknya hanya memfasilitasi pertemuan tersebut. Pihaknya akan mengikuti kesepakatan kedua belah pihak. “Akan kita jadwalkan ulang pertemuan ini untuk pembahasan perkara kepemilikan tanah yang ada di PIER,” kata Yuda. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.