KabarBaik.co — Nuansa khidmat menyelimuti prosesi pelantikan Pejabat Pemkot Mojokerto yang digelar di kawasan Tugu ‘SA’, Puncak Gunung Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Sebanyak 78 pejabat resmi dilantik langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Mereka terdiri atas 9 pejabat pimpinan tinggi pratama, 35 pejabat administrator, dan 34 pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Mojokerto.
Pemilihan Puncak Gunung Tidar sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar pilihan tempat. Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menegaskan, kawasan tersebut sarat dengan nilai simbolik yang merefleksikan esensi kepemimpinan, pengabdian, dan tanggung jawab moral seorang pejabat publik.
“Tugu ‘SA’ merepresentasikan keteguhan sikap, keseimbangan, serta keberanian seorang pemimpin dalam memikul amanah,” ujar Ning Ita dalam keterangannya, Kamis (1/1).
Ning Ita menjelaskan aksara ‘SA’ mengandung makna Pancasila Sangga Satya Satria, yang menjadi pengingat agar setiap pemimpin senantiasa menjunjung nilai-nilai Pancasila, bersikap rendah hati, serta berani melakukan koreksi diri demi kepentingan masyarakat.
Gunung Tidar sendiri dikenal sebagai ‘paku tanah Jawa’, simbol peneguh arah dan keseimbangan. Menurut Ning Ita, filosofi tersebut sejalan dengan harapan agar para pejabat yang dilantik mampu menjaga integritas, bekerja profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Mojokerto.
“Momentum ini kami harapkan menjadi penguat komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan pejabat telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk pejabat pimpinan tinggi pratama, seleksi dilakukan melalui uji kompetensi dan telah memperoleh rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sementara itu, mutasi dan pengangkatan pejabat administrator serta pengawas juga didasarkan pada rekomendasi resmi BKN sebagai landasan hukum dan teknis.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan selaras dengan visi pembangunan Kota Mojokerto yang maju dan berkelanjutan,” kata Ning Ita.
Pelantikan tersebut turut mendapat apresiasi dari Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono. Ia menyampaikan rasa terhormat atas kepercayaan Pemkot Mojokerto yang memilih Puncak Tidar sebagai lokasi prosesi pelantikan.
“Kehadiran jajaran Pemkot Mojokerto untuk melaksanakan prosesi sakral di Puncak Tidar menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Magelang,” ungkap Damar.
Menurutnya, kegiatan tersebut semakin menguatkan posisi Gunung Tidar sebagai destinasi bernilai historis dan inspiratif. Bahkan, sejumlah daerah lain mulai menunjukkan ketertarikan untuk menggelar agenda serupa di kawasan tersebut.
“Gunung Tidar dengan nilai sejarahnya yang kuat berpotensi menjadi rujukan nasional untuk prosesi pelantikan pejabat,” pungkasnya. (*)







