Pj Bupati Pasuruan Tekankan Pengobatan PMK Jangan Dilakukan Sendiri, Ini Cara yang Benar

oleh -91 Dilihat
IMG 20250109 WA0008 2

KabarBaik.co – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak hingga kini masih menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Pasuruan yang sewaktu-waktu bisa kembali naik kasusnya. Walaupun saat ini sudah dilakukan penanganan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

Upaya pencegahan sudah dilakukan dengan cara penyemprotan disinfektan di pasar hewan dan kandang milik warga yang terpapar. Serta pembatasan hewan keluar masuk dari daerah terserang PMK. Pj Bupati Pasuruan Nurkholis menekankan agar penanganan kasus PMK di Kabupaten Pasuruan tidak dilakukan sendiri oleh peternak, tapi melaporkan ke petugas.

“Peternak jangan asal mengobati hewan ternaknya, sebaiknya dilaporkan ke petugas agar tahu proses penanganan hingga pengobatannya,” kata Nurkholis, Sabtu (11/1). Menurutnya, meskipun dinas terkait sudah bekerja maksimal dan berhasil menurunkan kasus PMK, namun tetap melakukan pengawasan dan pengobatan sambil menunggu vaksin dari Kementerian Pertanian.

“Dinas Peternakan sudah maksimal dengan menyemprot seluruh pasar hewan, tapi tetap akan ada vaksin nantinya,” jelas Nurkholis. Perlu diketahui kasus PMK di Kabupaten Pasuruan hingga saat ini mencapai 170. Langkah tanggap yang ditunjukkan Pemkab Pasuruan membuat 150 sapi berhasil disembuhkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.