PLN UIT JBM Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos, Perkuat Green Economy

oleh -242 Dilihat
Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik, PLN menghadirkan langkah nyata dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos melalui Rumah Kompos Gardu Induk (GI) Tandes di Surabaya.

KabarBaik.co – Momen Hari Pelanggan Nasional tahun ini dimanfaatkan oleh PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) untuk menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik, PLN menghadirkan langkah nyata dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos melalui Rumah Kompos Gardu Induk (GI) Tandes di Surabaya.

Pupuk kompos yang dihasilkan berasal dari bahan alami di lingkungan sekitar, seperti daun kering, rumput, hingga serpihan kayu hasil perawatan tanaman di area kantor. Seluruh pegawai GI Tandes terlibat langsung dalam proses ini, sehingga program tersebut juga menjadi wadah kolaborasi sekaligus pembelajaran dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya sekadar program internal, tetapi juga bentuk sinergi bersama masyarakat dan instansi terkait.

“Momen Hari Pelanggan Nasional tahun ini lebih istimewa, karena kami bisa berbagi pupuk kompos hasil olahan rekan-rekan di GI Tandes. Sebagai tahap awal, pupuk ini kami distribusikan ke Dinas Lingkungan Hidup Rayon Taman Barat 2, seberat 770,64 kilogram, sebagai komitmen PLN dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta green lifestyle,” ungkap Ika, Sabtu (13/9).

Untuk memastikan kualitas, pupuk kompos terlebih dahulu diuji di laboratorium sebelum didistribusikan. Langkah ini menjadi jaminan bahwa produk yang dihasilkan aman, layak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui Rumah Kompos ini, kami berharap tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Pupuk ini bisa digunakan untuk pertanian maupun penghijauan, seperti di taman-taman wilayah Pakal, Surabaya,” tambah Ika.

Program pengolahan sampah organik ini sekaligus menegaskan peran PLN dalam mendukung ekonomi hijau (green economy), di mana pengelolaan limbah mampu menghadirkan nilai tambah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.