Plt Bupati Sidoarjo Minta Stabilitas Politik Jelang Pilkada Dijaga

oleh -317 Dilihat
IMG 20240911 WA0045 scaled
Suasana jalannya Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik. (Ist)

KabarBaik.co – Plt Bupati Sidoarjo Subandi meminta seluruh pihak terkait di lingkungan Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga stabilitas politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 mendatang. Seruan ini disampaikan Subandi dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik yang digelar di Fave Hotel, Rabu (11/9).

Menurut Subandi, stabilitas politik merupakan kunci utama dalam menyukseskan Pilkada. Dia meminta agar semua elemen, baik pemerintah, DPRD, Forkopimda, KPU, Bawaslu, ASN, hingga masyarakat, dapat berkolaborasi secara kuat. “Saya minta Forkopimda terutama TNI Polri, Kejari untuk bekerja bersama menjaga stabilitas politik selama masa pemilu,” katanya.

Subandi menekankan bahwa Pilkada bukan hanya sekedar memilih pemimpin, melainkan juga proses mencetak pemimpin yang bersih dan bebas dari kecurangan politik. Menurutnya, keberhasilan Pilkada di suatu daerah merupakan peran serta seluruh pihak yang terlibat.

“KPU dan Bawaslu berada di garis depan untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam pemilu,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan bahwa menciptakan situasi yang kondusif selama Pemilu adalah tanggung jawab bersama. Forkopimda, khususnya TNI dan Polri, diminta bekerja lebih keras untuk memastikan situasi tetap aman dan damai.

Selain itu, Subandi mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap profesional dan netral selama proses politik berlangsung. ASN diharapkan tidak terlibat dalam politik praktis yang bisa merusak integritas Pilkada.

“ASN harus profesional dan tidak boleh berpihak kepada salah satu kandidat. Netralitas ASN sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat pada proses pemilu,” tambahnya.

Subandi juga menyampaikan harapannya agar Pilkada tahun ini bisa berjalan lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dia meminta seluruh stakeholder untuk melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan di Pilkada sebelumnya.

“Saya harap proses ini bisa lebih baik dari sebelumnya. Semua yang terjadi di masa lalu harus kita jadikan pelajaran,” ucapnya.

Tantangan lain yang dihadapi dalam Pilkada kali ini, menurut Subandi, adalah maraknya berita hoax dan penggunaan media sosial sebagai alat kampanye hitam. Dia meminta agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi.

“Berita hoax dan media sosial saat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses politik. Kita harus bersama-sama memerangi berita palsu yang dapat memecah belah masyarakat,” ujarnya.

Subandi berharap, dengan kerjasama yang baik antara semua pihak, Pilkada Sidoarjo bisa berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas tanpa ada gangguan berarti.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.