KabarBaik.co, Jember – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus bergerak masif dalam menangani krisis air bersih.
Terbaru, jangkauan distribusi air bersih diperluas hingga menyasar dua desa di Kecamatan Rambipuji, yakni Desa Nogosari dan Desa Curah Malang, guna membantu warga yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
Berdasarkan data lapangan, PMI Jember telah menyalurkan ribuan liter air bersih ke beberapa titik krusial. Di Desa Nogosari, bantuan difokuskan pada empat titik yang mencakup ratusan Kepala Keluarga (KK).
Sementara itu, distribusi juga menyasar dua area padat penduduk di Desa Curah Malang, Desa Nogosari dan Desa Curah Malang.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, bersama jajaran pengurus meninjau langsung proses distribusi di Desa Nogosari pada Selasa (17/2).
Ia menegaskan komitmen PMI untuk sigap merespons kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat sumber air utama mulai bermasalah.
“Kami turun langsung untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Saat ini, jangkauan kami perluas hingga Desa Curah Malang karena kebutuhan warga di sana juga sangat mendesak,” tegas Zainollah.
Kondisi Sumber Air Memprihatinkan
Hingga saat ini, sumur gali milik warga dilaporkan belum layak digunakan untuk kebutuhan konsumsi (minum dan memasak) karena kondisi air yang keruh. Kehadiran tandon air dari PMI pun menjadi solusi vital bagi masyarakat setempat.
Sutrisno, selaku Ketua RT setempat, menyampaikan apresiasinya atas respon cepat PMI.
“Bantuan tandon air ini sangat membantu kami. Saat ini, air sumur warga masih kotor dan belum bisa dipakai untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, tim WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) PMI Kabupaten Jember juga telah melakukan aksi pengurasan terhadap 8 sumur warga di Desa Nogosari sehari sebelumnya.
PMI akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak desa untuk memetakan wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa. (*)







