KabarBaik.co – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jombang melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang Muhajir untuk membahas sinergitas penguatan dakwah di kalangan generasi milenial.
Pertemuan ini menyoroti berbagai isu strategis terkait dakwah dan upaya penguatan mentalitas pemuda.
Ketua Umum PC PMII Jombang, Asrorudin, menyoroti isu sosial, terutama mentalitas anak muda yang memprihatinkan.
Ia menekankan bahwa isu kepemudaan adalah hal vital sehingga sinergi dalam penguatan dakwah di kalangan generasi muda (milenial dan gen Z) sangat diperlukan.
Asror juga menyinggung bahaya radikalisme yang bisa menjadi bom waktu di Kabupaten Jombang, dan meminta edukasi pencegahan di ruang kepemudaan, khususnya di kampus-kampus.
Di sisi lain, Asror mengapresiasi Kemenag Jombang yang dinilai telah baik dalam menjalankan tugas dan fungsi, terutama dalam pembinaan kerukunan umat beragama. Ia mencontohkan dua desa yang telah ditetapkan sebagai Desa Moderasi Beragama.
” Iya, kita mesti objektif melihat bahwa Kemenag dalam urusan ini sangat baik, bisa kita lihat dengan adanya Dua Desa yang dilabeli Desa Moderasi Beragama,” kata Asror pada Jumat (7/2).
Namun, ia juga mengingatkan bahwa menjaga hal tersebut bukanlah perkara mudah, sehingga penguatan dan penambahan desa moderasi beragama bisa menjadi program yang baik.
“Menjaganya juga menjadi hal yang berat, sehingga penguatan-penguatan hingga penambahan desa-desa moderasi bergama sangat mungkin bisa menjadi program yang baik,” tandasnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jombang Muhajir, mengapresiasi inisiatif PMII yang telah menggagas program Sekolah Kebangsaan dan Keislaman dalam rangka penguatan dakwah pada generasi milenial.
Ia menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan akan memodifikasi serta berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta pihak terkait lainnya.
Muhajir juga mengungkapkan ide-ide inovatif untuk mendukung pendidikan mental dan moral di Jombang, salah satunya adalah mengadakan sekolah tersebut.
Di akhir audiensi, Muhajir mengapresiasi kunjungan PC PMII Jombang dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program keagamaan yang inklusif dan relevan.
“Mari bersama-sama kita bangun masyarakat yang harmonis dan religius di Jombang,” pungkasnya. (*)