KabarBaik.co, Sidoarjo – Teka-teki mengenai suara ledakan keras yang menggegerkan warga kawasan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin (6/4) siang akhirnya terungkap. Pihak kepolisian memastikan bahwa insiden tersebut merupakan murni kecelakaan kerja yang terjadi di sebuah pabrik besi.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa ledakan berasal dari area PT Great Wall Steel (GWS) yang berlokasi di Desa Janti, Kecamatan Waru.
“Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja yang menimbulkan ledakan saat proses pemotongan besi,” ungkap Jules saat memberikan keterangan kepada media.
Berdasarkan data kepolisian, insiden bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, seorang pekerja berinisial P (27) sedang menjalankan tugasnya memotong material besi menggunakan alat las blender. Tanpa diduga, material yang tengah dikerjakan tersebut meledak dengan daya yang cukup kuat.
Akibat kejadian ini, dua orang dilaporkan menjadi korban. Pekerja berinisial P mengalami luka berat akibat terkena dampak langsung ledakan. Sementara itu, satu pekerja lainnya berinisial R mengalami luka-luka akibat terkena hantaman serpihan besi.
“Korban ada dua orang, satu luka berat dan satu lagi terkena serpihan. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis,” tambah Jules.
Hingga saat ini, area lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah TKP. Meski dugaan awal mengarah pada kecelakaan saat proses pengelasan, tim penyidik masih mendalami penyebab pasti mengapa material besi tersebut bisa meledak secara tiba-tiba.
Pihak kepolisian juga tengah memeriksa saksi-saksi di lokasi guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau prosedur keselamatan kerja (K3) yang terabaikan dalam insiden berdarah tersebut.(*)







