Polres Gresik Buru Penyuplai Data ke Aplikasi Mata Elang, Identitas Sudah Dikantongi

oleh -285 Dilihat
e36b9124 17db 4eef ad44 942f13a7a0b8
Petugas Polres Gresik mengamankan aplikator Go-Matel. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Penyelidikan kasus aplikasi Mata Elang (Matel) yang viral karena diduga menyebarkan jutaan data pribadi debitur terus berlanjut.

Tidak berhenti pada penetapan dua tersangka, polisi kini memburu pihak lain yang diduga berperan sebagai pemasok data ke dalam sistem aplikasi ilegal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, mengungkapkan bahwa temuan terbaru mengarah pada adanya jaringan pemasok informasi dari pihak internal lembaga pembiayaan.

“Dari hasil pendalaman, ada beberapa pelaku lainnya yang menyuplai data ke para pembuat aplikasi itu,” ujar Arya didampingi Kanit Tipidter Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, Selasa (30/12).

Menurutnya, berdasarkan penyelidikan, para penyedia data diduga berasal dari oknum di perusahaan finance. Polisi bahkan membuka peluang untuk melakukan penindakan lebih lanjut apabila bukti yang dikumpulkan menguat.

“Kita sudah kantongi identitas pelaku. Saat ini anggota sudah memburunya,” katanya.

Sebelumnya, polisi menetapkan dua tersangka berinisial FE, 39 tahun, warga Gresik, selaku komisaris, dan JK, 35 tahun, asal Tuban, selaku tim IT dalam aplikasi Gomatel-Data R4 Telat Bayar.

Keduanya disinyalir meraup keuntungan hingga miliaran rupiah dari praktik ilegal tersebut.

Aplikasi Matel diduga memuat 1,7 juta data debitur, yang kemudian dijual dan dimanfaatkan oleh oknum debt collector resmi maupun kelompok mata elang ilegal.

Informasi yang tersebar bahkan membuka celah bagi pelaku kejahatan untuk berpura-pura menjadi penagih, sebelum merampas kendaraan milik korban.

“Untuk pertama kali mengakses, aplikasi tersebut memberikan tiga kali percobaan secara gratis untuk mendapatkan data pribadi nasabah pada aplikasi itu. Setelah itu dikenakan tarif berbayar melalui langganan,” jelas Arya saat memberikan keterangan sebelumnya, Sabtu (20/12).

Kasus ini masih terus bergulir, dan Polres Gresik memastikan pengembangan akan berlanjut hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.