KabarBaik.co– Rasa kepedulian terhadap korban banjir Kali Lamong kembali ditunjukkan oleh Polres Gresik.
Setelah menyalurkan bantuan bahan pokok di wilayah Balongpanggang dan Menganti, kali ini Polres Gresik mengirim bantuan kepada korban banjir di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Selasa (4/3).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir luapan Sungai Kali Lamong yang sudah terjadi berhari-hari.
Peduli Korban Banjir Driyorejo, Kapolres Gresik Terjun Langsung Kirim Bantuan Pangan
Dalam aksi kemanusiaan ini, Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, bersama jajaran PJU Polres Gresik, Camat Cerme Umar Hasyim juga unsur Forkopimcam Cerme, perangkat desa, serta instansi terkait lainnya.
Kehadiran mereka menegaskan adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Berjalan kaki menerjang banjir, menyalurkan bantuan yang diberikan berupa paket sembako, yang disalurkan di dua titik utama, yaitu Balai Dusun Ngebret dan Balai Desa Morowudi. Masyarakat yang terdampak menerima bantuan dengan penuh rasa syukur.
Kasun Ngepungsari Edi, mewakili warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Gresik serta seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi masyarakat.
Polres Gresik Gelontor Bantuan untuk Korban Banjir Desa Boboh
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga dapat meringankan beban warga dan membantu mereka bertahan di tengah situasi sulit akibat banjir,” ujarnya.
Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir. Ke depan, kami akan terus berupaya membantu masyarakat dan memastikan situasi di wilayah terdampak tetap aman serta kondusif,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial ini berlangsung lancar dan tertib. Warga yang menerima bantuan terlihat bahagia dan berterima kasih atas kepedulian dari berbagai pihak.
Dengan adanya kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan kondisi warga yang terdampak segera membaik dan kehidupan dapat kembali normal. (*)







