KabarBaik.co, Tuban – Komitmen memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian kembali ditegaskan oleh Kepolisian Resor Tuban. Hal itu dilakukan dengan menggelar tes urine mendadak bagi pejabat utama serta para kapolsek jajaran sebagai langkah pengawasan internal dan menjaga integritas institusi.
Pemeriksaan yang berlangsung di gedung Klinik Polres Tuban tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur, melibatkan personel Seksi Propam serta tenaga medis. Sebanyak 35 personel mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 15 pejabat utama dan 20 kapolsek.
Kapolres Tuban, Alaiddin, menegaskan bahwa tes urine mendadak ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh personel kepolisian bebas dari penyalahgunaan narkotika. “Hari ini kita melaksanakan tes urine, termasuk saya sendiri, Pak Wakapolres, seluruh pejabat utama serta para kapolsek jajaran,” ujar Alaiddin.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan instruksi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang memerintahkan seluruh jajaran untuk menjalani pemeriksaan urine. Instruksi itu dikeluarkan menyusul masih ditemukannya oknum anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk pengawasan sekaligus pencegahan agar tidak ada ruang bagi personel Polres Tuban untuk terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. “Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah personel Polres Tuban terlibat narkoba atau sejenisnya. Ini juga menjadi bentuk komitmen kami untuk menjaga institusi tetap bersih dan profesional,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya.
Polres Tuban memastikan pengawasan terhadap personel akan terus dilakukan, baik secara berkala maupun insidentil. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan anggota sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah Kabupaten Tuban. (*)






