KabarBaik.co – Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V melakukan razia gabungan dengan sasaran tempat hiburan malam di Surabaya pada Kamis (11/12) hingga Jumat (12/12) dini hari. Hasinya, dua oknum anggota TNI aktif terjaring di dua tempat hiburan malam yang berbeda.
Oknum yang terjaring berdinas di kesatuan TNI AL tersebut berinisial EAS dan RW. Oknum TNI yang terejaring razia di Karaoke Suka-suka dan Diskotek Shelter tersebut langsung diamankan dan dilakukan pendataan.
Bahkan KTA (Kartu Tanda Anggota) nya juga langsung diamankan. Mereka kemudian dibawa ke kantor POMAL Kodaeral V Surabaya.
“Yang terkena operasi ini akan diamankan, dan didata dulu,” ujar Danpom Kodaeral V Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander.
Kolonel Laut Andre mengatakan jika anggota yang diamankan ini dianggap menyalahi aturan, maka akan dilakukan tindakan disiplin sesuai dengan kesalahannya.

Kolonel Laut Andre menjelaskan seorang TNI terlebih yang sudah berkeluarga tidak dibenarkan keluar ke tempat hiburan malam, kecuali dalam menjalankan tugas. Anggota TNI yang masih lajang dan tinggal di asrama juga tidak dibenarkan, kecuali sudah ada izin dari kesatuannya masing-masing.
“Jadi operasi yang kita gelar ini untuk menertibkan oknum TNI yang tidak bertanggung jawab lalai menjalankan tugas, sesuai poksi. Tapi justru berada di tempat hiburan, ini tidak benar,” kata Kolonel Laut Andre.
Menurut Kolonel Laut Andre, razia yang digelar ini akan terus diintensifkan. POMAL Kodaeral V ingin menertibkan oknum-oknum TNI yang memberikan perlindungan (backing) di tempat hiburan malam. Karena itu semua tidak dibenarkan.
“Saat ini kami sedang bersih-bersih, menertibkan anggota TNI yang tidak bertanggung jawab. Makanya operasi yang kita gelar ini gabungan,” lanjut Kolonel Laut Andre.
Razia gabungan tempat hiburan malam ini dilakukan bersama Proovost TNI Angkatan Udara, Darat, Polda Jawa Timur, BNN, Imigrasi dan Satpol PP. Razia akan rutin digelar untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan. (*)







