KabarBaik.co, Solo- GOR Sritex Arena menjadi saksi kebangkitan Jakarta Popsivo Polwan di seri Solo Final Four Proliga 2026. Sempat terpuruk tanpa poin di Seri Surabaya, tim asuhan Darko Dobreskov ini tampil ”kesetanan” saat menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile, Jumat (10/4) sore. Tak tanggung-tanggung, Popsivo langsung memborong dua set awal dengan skor 25-21 dan 25-22.
Kemenangan dua set ini memastikan satu poin pertama bagi Popsivo di babak Final Four, sekaligus menjaga asa mereka untuk tetap bersaing memperebutkan tiket Grand Final.
Kunci keunggulan Popsivo terletak pada performa impresif duo pemain asing mereka, Malwina Smarzek dan Yonkaira Pena. Smarzek, yang didatangkan khusus untuk babak ini, membuktikan kelasnya dengan rentetan spike tajam yang sulit dibendung blok lawan. Bersama Pena, keduanya menjadi mesin pendulang poin utama yang membuat lini pertahanan Electric PLN kewalahan sejak awal laga.
Di sisi seberang, Jakarta Electric PLN Mobile justru tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Bintang baru asal Amerika Serikat, Kara Bajema, terlihat belum mencapai performa puncaknya (top perform) dan beberapa kali gagal memaksimalkan peluang serangan.
Beruntung bagi Electric PLN, pemain lokal Ersandrina Devega Salsabila atau yang akrab disapa Caca, tampil cukup gemilang. Saat Neriman Ozsoy terus ditekan, Caca muncul sebagai pemecah kebuntuan lewat serangan-serangan taktisnya. Namun, performa apik Caca belum cukup untuk meredam agresivitas Popsivo di dua set pertama.
Dengan posisi tertinggal 0-2, beban berat kini berada di pundak pelatih Chamnan Dokmai. Jika ingin mengamankan poin penuh, Electric PLN wajib melakukan comeback dramatis dan memaksakan pertandingan hingga full set (lima set). Sebaliknya, bagi Popsivo Polwan, satu set lagi adalah kunci untuk mengantongi 3 poin perdana yang sangat krusial.
Apakah mental juara Electric PLN akan bangkit di Sritex Arena, ataukah Popsivo akan menutup laga dengan kemenangan telak 3-0? Yang pasti, tensi di Solo sore ini sedang berada di titik tertinggi. (*)







