KabarBaik.co- Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) malam ini (20/12), pukul 19.00 WIB, akan kembali menjadi saksi bisu perjuangan Persebaya Surabaya menjamu pemuncak klasemen sementara, Borneo FC. Green Force harus tampil tanpa dua pilar kreatif, yaitu Bruno Moreira dan Francisco Rivera. Karena itu, banyak kalangan mempredikasi, laga ini akan berakhir imbang atau bahkan tuan rumah kalah.
Namun, sebagian pihak mengungkapkan bahwa laga kali ini justru berpeluang menjadi “titik balik” bagi Bajul Ijo untuk kembali ke jalur kemenangan. Absennya Rivera, sang dirigen serangan, dan sang motor sayap, Bruno, memaksa Persebaya berpeluang untuk beralih dari gaya permainan flamboyan ke arah yang lebih pragmatis dan mematikan. Dan, saat sekaranglah momentum emas bagi Diego Mauricio.
Striker mahal asal Brasil yang selama ini jarang mendapatkan menit bermain reguler, bisa dimainkan untuk menjadi kunci utama. Tanpa Rivera, Persebaya kemungkinan besar akan mengandalkan strategi direct football. Dengan postur kokoh dan insting gol yang tajam, Mauricio bukan hanya dapat diplot sebagai pencetak gol, melainkan juga sebagai target man yang mampu membuka ruang bagi Flavio Silva dan Malik Risaldi. Dengan demikian, duel malam ini adalah panggung pembuktian harga mahalnya.
Membongkar Titik Lemah Sang Pemuncak
Meski Borneo FC berada di posisi puncak, mereka datang ke Surabaya juga dengan “luka” menganga setelah menelan dua kekalahan beruntun. Kondisi mental Pesut Etam yang sedang goyah adalah celah besar yang bisa dimanfaatkan.
Secara taktis, lini pertahanan Borneo pun kerap kedodoran menghadapi serangan balik cepat yang mengandalkan fisik. Dengan lini tengah Persebaya yang kemungkinan besar akan diisi “para tukang jagal” seperti Milos Raickovic, Dejan Tumbas, Tony Firmansyah dkk, aliran bola kreatif Borneo dipastikan akan tersendat, memaksa mereka melakukan kesalahan yang bisa berujung fatal.
Yang pasti, statistik menunjukkan bahwa Surabaya bukanlah tempat yang ramah bagi Borneo FC. Berdasarkan rekam jejak, Persebaya selalu berhasil menyapu bersih kemenangan dalam 3 pertemuan terakhir melawan Borneo FC di Stadion GBT. Dukungan suporter fanatik akan menjadi teror mental tersendiri bagi pemain tamu yang sedang berusaha memutus tren negatif mereka.
Menariknya, absennya Rivera membuat lini tengah Persebaya kini lebih berkarakter bertahan dan disiplin. Dengan memutus pola serangan Borneo sejak dini, Persebaya bisa lebih efisien dalam melakukan transisi. Kecepatan Malik Risaldi di sisi sayap akan menjadi pelayan utama bagi duet menakutkan Gali Frietas – Diego Mauricio di lini depan.
Nah, jika skenario itu terjadi, rekor kandang yang impresif, serta kondisi Borneo yang sedang menurun, prediksi skor akhir condong ke arah kemenangan tuan rumah. Prediksi skor: Persebaya 2-0 atau 2-1 Borneo FC. Namun, kalau sang pelatih tidak cerdas meramu skuad, maka titik balik itu tidak akan menjadi kenyataan.
Jika menang, maka kemenangan tersebut tidak hanya akan memberikan tiga poin penting, tetapi juga membuktikan bahwa Green Force memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing di papan atas, bahkan saat pilar utamanya harus menepi. WANI!






