Prioritaskan Layanan Inklusif, Tim Landis Haji Siaga Dampingi Jemaah Lansia dan Disabilitas

oleh -216 Dilihat
IMG 20260503 WA0024
Petugas memastikan jemaah dengan kebutuhan khusus mendapatkan pendampingan optimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (Foto: Dani) 

KabarBaik.co, Surabaya – Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengedepankan pendekatan inklusif dengan menempatkan pelayanan ramah bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan perempuan sebagai prioritas utama.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang tergabung dalam tim lansia dan disabilitas (Landis) di setiap sektor pelayanan. Tim ini berperan penting dalam memastikan jemaah dengan kebutuhan khusus mendapatkan pendampingan optimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Salah satu petugas Landis Sektor 3 Madinah, Hamam Asy’ari, menegaskan bahwa kondisi kesehatan jemaah menjadi fokus utama dalam setiap pendampingan. “Untuk Landis, tugas dan kewenangan yaitu memonitoring data jemaah lansia, memantau kondisi fisik, serta mengonfirmasi data kesehatan kepada tim kesehatan maupun kepala sektor,” ujarnya, Minggu (3/5).

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan secara intensif melalui visitasi langsung kepada jemaah, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan atau kondisi fisik yang tidak stabil.

“Jemaah yang memiliki problem kesehatan menjadi perhatian utama. Jika dalam visitasi ditemukan kondisi yang kurang stabil, maka kami lakukan pemantauan khusus sekaligus memberikan edukasi agar jemaah tidak terlalu kelelahan,” katanya.

Menurut Hamam, edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam pelayanan tim Landis. Jemaah lansia diimbau untuk menjaga stamina mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Program haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan ini menjadi kebijakan prioritas pemerintah pada tahun ini. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari monitoring, visitasi, hingga pemberian solusi atas berbagai keluhan jemaah.

“Ini program prioritas. Kami melakukan monitoring, visitasi, pendampingan ekstra, dan selalu siaga memberikan solusi yang bermanfaat bagi jemaah lansia,” ujarnya.

Pelayanan kepada jemaah lansia, lanjutnya, dilakukan dengan pendekatan humanis dan penuh empati. Tim Landis mengusung prinsip pelayanan layaknya merawat orang tua sendiri. “Tagline kami, jemaah lansia adalah orang tua kita. Jadi kami melayani dengan sepenuh hati dan keikhlasan,” tuturnya.

Hamam juga mengungkapkan, keluhan yang paling sering disampaikan jemaah lansia berkaitan dengan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan antara tim Landis dan petugas kesehatan guna memastikan penanganan yang cepat dan tepat.

Selain fokus pada kesehatan, tim Landis juga disiagakan untuk membantu mobilitas jemaah, khususnya bagi pengguna kursi roda. Pendampingan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.