Program 365 UP Diskumperindag Dorong UMKM Kota Batu Naik Kelas

oleh -28 Dilihat
IMG 20260301 WA0021
Ketua Dekranasda Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman didampingi Kepala Desa Bulukerto, Suhermawan melihat langsung produk UMKM Batik Kamulyan di galeri batik milik desa. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program strategis. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah Program 365 UP (UMKM Maju Bersama) yang memberikan pendampingan intensif kepada pelaku usaha selama satu tahun penuh.

Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, Dian Fahroni mengatakan, program ini dirancang untuk membantu UMKM di Kota Batu agar mampu berkembang dan naik kelas secara profesional.

“Program 365 UP merupakan bentuk pendampingan usaha secara intensif selama 365 hari bagi UMKM terpilih, sehingga mereka dapat memperkuat tata kelola usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pasar,” ujarnya saat di galeri batik milik Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (1/3).

Program tersebut dilaksanakan melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu yang berada di bawah naungan Diskumperindag Kota Batu. “Dalam program ini, sebanyak 40 UMKM terpilih akan mendapatkan pendampingan bisnis secara terstruktur,” ungkap Dian.

Pendampingan yang diberikan meliputi berbagai aspek pengembangan usaha, di antaranya penguatan branding dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), pengembangan digital marketing, fasilitasi sertifikasi halal, serta peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas UMKM, seperti pelatihan teknis bagi para pelaku usaha dan juga untuk pembatik, serta fasilitasi sertifikasi kompetensi pembatik.

“Di sisi pemasaran, pemerintah juga merencanakan pengembangan gerai atau galeri UMKM di setiap kecamatan sebagai sarana distribusi produk unggulan daerah agar lebih mudah diakses masyarakat dan wisatawan,” imbuhnya.

Menurut Dian, penguatan UMKM juga dilakukan melalui pendekatan kolaborasi hexahelix, yang melibatkan akademisi, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, media, dan masyarakat. “Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap ekosistem ekonomi kreatif di Kota Batu semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan,” ujarnya.

Disinggung terkait produk batik yang sudah dihasilkan, Dian juga berharap perangkat desa dan lembaga adat di Bulukerto dapat menjadi pionir dalam mengenakan produk UMKM Batik Kamulyan sebagai identitas budaya lokal. “Batik Kamulyan bukan sekadar kain, tetapi mengandung doa dan harapan masyarakat. Kami berharap produk lokal ini dapat menjadi kebanggaan desa sekaligus mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” tandasnya.

Program 365 UP sendiri menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus memastikan UMKM lokal mampu berkembang secara profesional dan berdaya saing tinggi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.