Proyektil Masih Bersarang di Paha Siswi Lumajang yang Jadi Korban Peluru Nyasar

oleh -104 Dilihat
Polisi melakukan olah TKP di MTsN 1 Lumajang terkait peluru nyasar yang melukai seorang pelajar (ANTARA/HO-Polsek Lumajang)

KabarBaik.co, Lumajang – MTsN 1 Lumajang heboh saat salah satu siswinya menjadi korban peluru nyasar. Peluru tersebut masih bersarang di paha korban.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya proyektil peluru yang masih tertanam di paha korban. Saat kami mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD), memang benar terdapat luka yang diduga akibat tembakan di paha kiri korban. Rencananya korban akan menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru tersebut,” ujar Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edy Kuswanto, Rabu (4/2).

Edy mengatakan saat itu korban bersama tiga temannya sedang berada di koridor gedung lantai dua asrama sekolah pada jam istirahat dan tiba-tiba peluru nyasar melukai korban.

“Saat itu korban tiba-tiba mendengar suara letusan seperti senapan dari arah yang belum diketahui asalnya. Tidak lama kemudian, korban merasakan kesakitan hebat di bagian paha kiri dan mengeluarkan darah,” tuturnya.

Ia mengatakan korban yang kesakitan tersebut segera dievakuasi oleh pihak madrasah dan dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk jenis senjata yang digunakan.

“Kami masih mendalami kasus itu untuk mengetahui dari mana asal peluru dan jenis senjatanya. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di madrasah itu,” ujarnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.