KabarBaik.co – Puluhan jurnalis mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-57 yang diselenggarakan PWI Jawa Timur, 28-29 Mei 2024. Acara berlangsung selama dua hari di Hotel Harris Gubeng Surabaya.
Total ada 36 jurnalis yang mengikuti UKW angkatan 57 ini. Rinciannya, 18 kelas UKW Muda, 12 UKW Madya dan 6 UKW Utama.
Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim menjelaskan bahwa penyelenggaraan UKW angkatan ke-57 ini sepenuhnya dibantu PWI Pusat. “Kami berharap dari PWI Pusat nanti bisa setahun dua atau tiga kali,” katanya saat pembukaan, Selasa (28/5).
Lutfil Hakim memperkirakan sekitar 1.200 wartawan di Jawa Timur yang dinyatakan kompeten mengikuti sertifikasi yang dilakukan PWI. “Belum yang mengikuti lembaga uji lain,” tandasnya.
Angka ribuan itu bukan asal sebut, jika saat ini sudah angkata ke-57 dan diasumsikan setiap angkatan 30 orang. Artinya ribuan wartawan telah mendapat label kompeten. Dan tentu tidak berhenti di sini.
“Lulus UKW ini untuk mengukur apakah layak disebut jurnalis. Bukan untuk strata atau naik pangkat,” tegasnya mewanti-wanti.
Ia berpesan, ketika lulus sebagai wartawan kompeten harus menunjukkan lebel kempetensi secara istiqomah. Memegang teguh perencanaan liputan, etik dan moral, serta selalu meningkatkn kapasitas ilmu pengetahuan.
Sementara itu, Ketua PWI Pusat Hendri Ch Bangun, pihaknya memang sedang menggencarkan UKW di seluruh Indonesia.
“Karena ini adalah salah satu janji kampanye saya saat Kongres PWI lalu,” tandas Hendri Ch Bangun.
Dijelaskan, UKW di Jawa Timur ini merupakan yang ke-18, Dan rencananya menyasar 38 provinsi dan satu cabang khusus.
“September target saya selesai. Saya seperti Ketua PWI Alm Margiono, jika ada 10 program, maka sembilan adalah peningkatan kapasitas,” tegasnya.
Oleh karenanya, PWI Pusat menggandeng berbagai lembaga untuk mengadakan UKW dan pelatihan lainnya. Termasuk Sekolah Jurnalisme Indonesia bersama PT Freeport Indonesia.
“Yang juga penting adalah meningkatkan kualitas, kalau lulus itu ada tanggung jawab yang dipikul,” tutupnya.