KabarBaik.co – Angin puting beliung porak-porandakan wilayah Sedati, Sidoarjo, Kamis (8/1) sore. Terjangan angin disertai hujan deras menyebabkan puluhan rumah warga rusak, pohon-pohon tumbang, serta sejumlah kendaraan di kawasan Bandara Juanda mengalami kerusakan.
Humas BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu menjelaskan puting beliung terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Desa Semampir menjadi wilayah terdampak paling parah, dengan total 32 rumah warga dan satu fasilitas umum mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin kencang dan material pohon tumbang.
“Puting beliung datang tiba-tiba bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang. Akibatnya, banyak pohon tumbang dan menimpa rumah warga hingga kendaraan,” ujar Yoli, Jumat (09/01).
Dampak kerusakan tidak hanya terjadi di permukiman warga. Di kawasan Bandara Juanda, beberapa sepeda motor dilaporkan rusak setelah tertimpa pohon tumbang. Pohon tumbang juga ditemukan di sejumlah titik, antara lain Terminal 1 Bandara Juanda, Jalan Raya Betro, serta wilayah Desa Semampir, Kecamatan Sedati.
Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Sidoarjo segera mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat. Proses evakuasi dan pemotongan pohon tumbang dilakukan bersama tim gabungan.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, TNI, Polri, pihak Bandara Juanda, Satpol PP, BPBD Jawa Timur, serta Linmas untuk mempercepat pembersihan pohon tumbang,” jelas Yoli.
Meski kerusakan cukup luas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa ini. Sebagai langkah awal pemulihan, BPBD Sidoarjo menyalurkan bantuan berupa 23 lembar terpal kepada warga terdampak di Desa Semampir.
Hingga Kamis malam pukul 21.00 WIB, penanganan pohon tumbang di kawasan Bandara Juanda masih berlangsung dan dilanjutkan kembali pada Jumat pagi. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin puting beliung yang masih berpeluang terjadi. (*)








