KabarBaik.co – Bencana angin puting beliung melanda dua dusun di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (2/11) sore. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 112 rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan dua wilayah terdampak adalah Dusun Krajan dan Dusun Semanding. Dari hasil pendataan sementara, tingkat kerusakan rumah bervariasi dari ringan hingga berat.
“Di Dusun Krajan RT 1 dan RT 2 RW 2, rumah rusak berat sembilan unit, rusak sedang 14 unit, dan rusak ringan 57 unit. Sedangkan di Dusun Semanding RT 1 sampai RT 5 RW 6, rumah rusak ringan sebanyak 32 unit,” jelas Sadono, Senin (3/11).
Selain merusak rumah warga, ia menyebutkan, angin puting beliung juga menyebabkan tiga fasilitas umum mengalami kerusakan, yakni satu balai RT dan dua mushalla di RT 3 RW 6 serta RT 5 RW 6 Dusun Semanding. Ketiganya masuk kategori rusak ringan.
Peristiwa ini juga mengakibatkan satu warga mengalami luka-luka. Korban bernama Sunarti (47), warga Perumahan Taman Sengkaling RT 4 RW 6 Dusun Semanding. Ia mengalami luka di bagian kaki dan perut akibat tertimpa material bangunan yang tersapu angin. “Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan kini telah kembali ke rumah,” ungkap Sadono.
Sadono menjelaskan, puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan berintensitas sedang hingga deras yang melanda wilayah setempat. Fenomena tersebut diduga dipicu oleh cuaca ekstrem.
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Kabupaten Malang telah mendistribusikan bantuan terpal (terpaulin) untuk digunakan sementara menutup bagian bangunan yang rusak. Petugas juga terus melakukan pendataan lanjutan bersama TNI, Polri, dan masyarakat guna memastikan seluruh dampak kerusakan yang ditimbulkan.
“Kami terus berkoordinasi di lapangan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” tandasnya. (*)








