KabarBaik.co – Pemerintah Kota Blitar memastikan akan melanjutkan program pemberdayaan masyarakat pada tahun 2026 mendatang. Program tersebut akan hadir dengan konsep baru bernama Karya Mas sebagai pengganti program RT Keren yang selama ini berjalan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Kota Blitar Freddy Hermawan, menjelaskan bahwa arah kebijakan baru ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Blitar. Fokusnya tetap pada penguatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
“Tahun 2026, insya Allah program pemberdayaan masyarakat tetap dilanjutkan, hanya konsepnya akan disempurnakan agar sasarannya lebih menyeluruh di wilayah kelurahan se-Kota Blitar,” ujarnya, Senin (3/11).
Freddy menyebut, Karya Mas akan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas masyarakat di tingkat kelurahan, dengan pendekatan yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Harapannya, setiap kelurahan benar-benar berdaya dan mampu mengembangkan potensi wilayahnya secara mandiri,” imbuhnya.
Terkait besaran anggaran, Freddy menegaskan bahwa pemerintah daerah masih dalam tahap perencanaan dan penyesuaian.
“Untuk anggaran, karena dana transfer daerah mengalami penurunan, maka akan ada penyesuaian. Saat ini masih dalam proses perencanaan penganggaran,” katanya.
Freddy menambahkan, meski terdapat penyesuaian anggaran, substansi program tetap diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Untuk penganggaran masih dalam pembahasa karena ini nanti banyak program yang butuh penyesuaian,” tutup Freddy.(*)






